MAKASSAR—Musyawarah Daerah (Musda) Partai Hati Nurani Rakyat (HANURA) Sulawesi Selatan yang rencananya digelar pada 31 Juli 2025 di Hotel Claro Makassar, dikabarkan akan mengalami penundaan.
Isu tersebut menguat setelah rapat internal panitia Musda yang berlangsung pada Senin (28/7/2025) di Kantor DPD HANURA Sulsel, Jalan A.P. Pettarani, Makassar. Sejumlah sumber dari internal panitia menyebutkan bahwa penundaan Musda menjadi opsi yang sedang dipertimbangkan.
Mediasulsel.com yang turut hadir dalam rapat tersebut, atas undangan langsung dari Pelaksana Tugas (PLT) Ketua DPD HANURA Sulsel, Brigjen (Purn) Adeni Mohan, mengonfirmasi bahwa isu penundaan memang dibahas dalam pertemuan tertutup itu.
Sinyal penundaan juga diperkuat oleh beredarnya pesan WhatsApp dari salah satu pengurus DPC HANURA di Sulsel yang menyebutkan hal serupa.
Anggota DPRD Kota Makassar dari Fraksi HANURA, Irmawati Sila, membenarkan kabar tersebut. Ia menyatakan bahwa keputusan penundaan sepenuhnya menjadi kewenangan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) HANURA.
“Penundaan Musda merupakan keputusan dari DPP. Kami di daerah tidak bisa memberikan alasan secara rinci,” ungkap Irmawati kepada Mediasulsel.com.
Irmawati menambahkan, penundaan ini terjadi lantaran proses seleksi formatur calon Ketua DPD HANURA Sulsel belum rampung.
“Awalnya memang direncanakan 31 Juli, tapi karena seleksi formatur belum tuntas, maka ditunda. Saat ini masih ada enam nama calon ketua, dan nantinya akan dipilih langsung oleh DPP HANURA,” jelasnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada jadwal resmi pengganti pelaksanaan Musda dari pihak DPD maupun DPP HANURA. (70n/Ag4ys)













