Nasdem Gabung Dengan Koalisi Golkar, Iqbal Sulthan Puji Kepiawian Nurdin Halid

MAKASSAR – Ketua Departemen Ilmu Komunikasi Universitas Hasanuddin (Unhas) dan sekaligus Pengamat komunikiasi politik, Dr. Iqbal Sulthan menegaskan bahwa bergabungnya NasDem dengan koalisi Golkar di pilgub Sulsel membuktikan, bahwa Ketua Golkar Sulsel sekaligus balon gubernur Nurdin Halid (NH) adalah politisi yang piawai.

“Apalagi jika mampu menjadikan Pak Rusdi Masse yang ketua NasDem sebagai Ketua Tim NH-Aziz. Itu sangat luar biasa, itu energi baru yang bisa menaikkan rating NH-Aziz,” ujar Iqbal Sulthan, Kamis (7/9/2017) di Makassar.

Menurutnya, kolaborasi antara NH dan RMS akan menjadi sebuah kekuatan besar yang bisa berujung pada kemenangan Golkar NasDem di Pilgub Sulsel. Betapa tidak, NH adalah politisi senior dengan jaringan yang luas.

“Semua orang sulit menduga, tiba tiba RMS terorbit cepat karena pimpin NasDem Sulsel. NasDem saat ini di Sulsel luar biasa, dan kecenderungan Memilih RMS sebagai ketua tim NH-Aziz adalah strategi jitu di tengah situasi politik yang genit dan seksi saat ini,” ujar Iqbal.

Yang fenomenal dari RMS sehingga NH menginginkan RMS dan NasDem, karena pembuktian pilkada Takalar, saat itu RMS bersama NasDem mampu menumbangkan incumbent Burhanuddin-Nojeng. Koalisi besar Golkar cs tumbang dengan koalisi “kecil” NasDem PKS.

Satu hal, ketika NH mampu bekerja sama dengan RMS, maka keuntungan besar akan berefek pada NH-Aziz. Karena karakter basis massa kedua tokoh ini plus Aziz Qahhar Mudzakkar itu berbeda.

Berita Lainnya

“Bergabungnya RMS dan NasDem tentu nilai plus bagi NH-Aziz,” ungkap Iqbal.

Dengan kondisi demikian, NH-Aziz semakin banyak memiliki penampang yang berbeda, dan banyak. Sehingga Endorser (pendukung) NH-Aziz bertambah.

Lihat Juga:  Karena Hormati NH, Elite NasDem Sulsel Hadiri Peresmian Posko NH-AZIZ

“Dulu waktu RMS belum ke NH, tentu pendukung RMS tak melirik NH, tapi sekarang pasti sesuai keinginan RMS, karena RMS itu tokoh dan berpengaruh. Terus terang, saya sendiri tidak pernah memprediksi kalau NasDem akan gabung Golkar, tapi inilah politik,” ujarnya. (*/464ys)

Berita terkait