MAKASSAR—Menyusul bentrokan antar kelompok warga yang pecah beberapa waktu lalu, Kepolisian Sektor Manggala Polrestabes Makassar resmi memberlakukan jam malam di dua kawasan rawan konflik, yakni Kompleks Aditarina dan Pattunuang.
Kapolsek Manggala, Kompol Semuel To’Longan, SH., MH., M.Si., menjelaskan bahwa kebijakan tersebut merupakan hasil kesepakatan bersama antara aparat kepolisian, tokoh masyarakat, dan warga. Jam malam diberlakukan mulai pukul 22.00 hingga 04.00 WITA sebagai langkah preventif untuk mencegah konflik susulan.
“Kami mengimbau masyarakat agar mematuhi aturan jam malam ini demi menjaga keamanan bersama. Patroli gabungan juga akan terus ditingkatkan. Tidak boleh ada lagi aktivitas berkumpul yang bisa memicu situasi memanas,” tegasnya, Kamis (24/4/2025).
Bentrokan yang terjadi sebelumnya menyebabkan sejumlah warga mengalami luka akibat senjata tajam dan kerusakan pada beberapa rumah warga, khususnya di kawasan Pattunuang.
Meski situasi saat ini terpantau mulai kondusif, aparat keamanan tetap disiagakan selama 24 jam penuh.
Lebih lanjut, Kompol Semuel mengungkapkan bahwa Tripika Kecamatan Manggala telah menggelar pertemuan dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk tokoh masyarakat, Lurah Bitowa, LPM, FKPM kelurahan, dan unsur Binmas.
Pertemuan ini bertujuan meredam ketegangan, mendorong dialog damai, dan mencari solusi jangka panjang untuk mencegah konflik serupa terulang kembali.
“Kami berharap semua pihak bisa menahan diri dan kembali membangun semangat kebersamaan demi terciptanya ketentraman di lingkungan masing-masing,” pungkas Kapolsek. (Cr/Ag4ys)
Citizen Reporter: Muh. Aris













