PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.DPRD Makassar Dorong GERMAS dan Kesadaran Kesehatan Mental di Tengah MasyarakatMunafri Ajak Muslimat NU Makassar Kolaborasi dengan Dewan Lingkungan Atasi SampahWorld Cleanup Day 2026, Kelurahan Bitowa Gelar Kerja Bakti MassalSeminar Nasional Dokter di Makassar Bahas Inovasi Pemeriksaan Kesehatan Saluran CernaToreh Sejarah, Pascasarjana UNDIPA Makassar Wisuda 7 Magister Informatika Angkatan PerdanaKarhutla Parepare Tembus 257 Kasus, Lima Hektare Lahan Terbakar dalam SemalamPEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.DPRD Makassar Dorong GERMAS dan Kesadaran Kesehatan Mental di Tengah MasyarakatMunafri Ajak Muslimat NU Makassar Kolaborasi dengan Dewan Lingkungan Atasi SampahWorld Cleanup Day 2026, Kelurahan Bitowa Gelar Kerja Bakti MassalSeminar Nasional Dokter di Makassar Bahas Inovasi Pemeriksaan Kesehatan Saluran CernaToreh Sejarah, Pascasarjana UNDIPA Makassar Wisuda 7 Magister Informatika Angkatan PerdanaKarhutla Parepare Tembus 257 Kasus, Lima Hektare Lahan Terbakar dalam Semalam
Kriminal

Pelajar 16 Tahun di Makassar Serang Pria dengan Busur Saat Pesta Ballo

1119
×

Pelajar 16 Tahun di Makassar Serang Pria dengan Busur Saat Pesta Ballo

Sebarkan artikel ini
Pelajar 16 Tahun di Makassar Serang Pria dengan Busur Saat Pesta Ballo
Seorang pelajar berusia 16 tahun berinisial MA nekat menyerang seorang pria dengan busur saat pesta minuman keras tradisional (ballo) di kawasan Jalan Inspeksi Kanal, Kelurahan Batua, Kecamatan Manggala, Selasa (10/6/2025) sore.

MAKASSAR—Seorang pelajar berusia 16 tahun berinisial MA nekat menyerang seorang pria dengan busur saat pesta minuman keras tradisional (ballo) di kawasan Jalan Inspeksi Kanal, Kelurahan Batua, Kecamatan Manggala, Selasa (10/6/2025) sore.

Peristiwa terjadi sekitar pukul 15.30 WITA saat korban, Julardi (30), tengah menikmati miras bersama saudara kembarnya, Junardi. Di tengah pesta ballo itu, pelaku tiba-tiba datang dan duduk di samping korban. Tanpa banyak bicara, ia mengeluarkan busur dan ketapel dari sakunya, lalu menembakkan anak panah ke arah paha kiri korban hingga tertancap dan menyebabkan luka serius.

Usai menyerang, pelaku langsung kabur meninggalkan lokasi. Korban yang terluka bersama saudaranya segera melapor ke Polsek Manggala.

Kapolsek Manggala, Kompol Semuel To’Longan, memerintahkan anggotanya untuk segera bergerak mengungkap pelaku. Dipimpin Pawas Iptu Ronny BS, tim bergerak cepat dan berhasil menemukan pelaku bersembunyi di rumahnya. Ia langsung diamankan ke Mapolsek Manggala bersama barang bukti berupa busur dan ketapel yang digunakan dalam penyerangan.

Dari hasil penggeledahan, polisi menemukan bahwa busur tersebut merupakan buatan tangan pelaku sendiri. Pihak keluarga mengaku senjata itu biasa digunakan MA untuk memanah ikan di kanal. Namun, polisi menduga keahlian tersebut bisa disalahgunakan untuk tindakan kekerasan, termasuk tawuran.

Korban telah mendapatkan perawatan medis di RS Hermina Makassar dan diarahkan untuk membuat laporan resmi agar proses hukum dapat dilanjutkan.

Polisi berharap kejadian ini menjadi peringatan bagi masyarakat, terutama orang tua, untuk lebih mengawasi anak-anak mereka dan menjaga lingkungan agar tetap aman. Kasus ini juga menjadi pengingat akan bahaya penggunaan senjata tajam, termasuk yang dibuat secara mandiri.

“Pelaku dan barang bukti sudah diamankan. Kami akan proses kasus ini sesuai hukum yang berlaku,” tegas Kapolsek Manggala. (Cr/Ag4ys)

 

Reporter: Muh. Aris

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com