Pemdes Banggae Gelar Fasilitasi Pemanfaatan Pekarangan di Lokasi Bakal Kampung KB

0
84
Kegiatan Fasilitasi Pemanfaatan Pekarangan, di Dusun Bolo Desa Banggae, Kecamatan Mangarabombang, Takalar. (foto: Ist)

TAKALAR – Ketua TP PKK Kecamatan Mangarabombang, Kartina Mappaturung, S.Pd menjadi narasumber dalam kegiatan Fasilitasi Pemanfaatan Pekarangan, di Dusun Bolo Desa Banggae, Kecamatan Mangarabombang, Selasa (31/12/2019).

Dalam materinya, Kartina menyampaikan pentingnya keluarga mau dan mampu memanfaatkan pekarangan.

Selain untuk kepentingan keindahan, pemanfaatan pekarangan juga akan mampu menutupi kebutuhan keluarga untuk sayur, dan atau kebutuhan tanaman Obat.

Sementara itu, dalam sambutannya, Kepala Desa Banggae, Muh. Saleh Tata, mengatakan menyemangati masyarakat Desa Banggae khususnya dusun Bolo, untuk bekerja sama membuat pekarangan masyarakat termanfaatkan.

Pihak pemerintah desa akan memberikan dukungan maksimal untuk masyarakat, namun di sisi lain masyarakat juga harus tergerak dan membangun kesadarannya sendiri.

Kegiatan fasilitasi ini berlangsung di Desa Banggae, tepat nya di Dudun Bolo, tempat bakal dicanangkannya Kampung KB Mandiri.

Diketahui Desa Banggae akan menjadi satu Desa yang Pertama di Kabupaten Takalar, yang mengalokasikan Dana Desanya untuk membentuk Kampung KB.

Sampai saat ini Kampung KB Desa Banggae tengah dalam persiapan. Termasuk persiapan fisik dan penggerakan masyarakat untuk mendukung pencanangan nantinya.

Petugas Lapangan Keluarga Berencana Desa Banggae, Nurfitri Ishaq, saat ditanya keterkaitan kegiatan dengan kampung KB mengatakan, Program KKBPK bukan hanya berbicara tentang penggunaan alat kontrasepsi.

Program Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) berbicara secara luas, semua hal yang berkaitan dengan permasalahan kependudukan, perencanaan keluarga, ketahanan dan pembangunan keluarga semuanya masuk dalam hal yang harus diperhatikan KB.

“Nah, termasuk bagaimana membangun kerjasama dengan semua pihak untuk membangun masyarakat dan lingkungan dimulai dari keluarga,” papar Nurfitri.

Kedepan, setelah membangun kesadaran masyarakat tentang pemanfaatan halaman. “Insya Allah menunggu arahan dari pemerintah desa, kecamatan dan tingkat kabupaten, kita akan mencanangkan Kampung KB Desa Banggae,” imbuhnya.

Kampung KB milik Desa Banggae, milik semua stakeholder di desa Banggae untuk dibangun bersama-sama, dipercantik bersama-sama, dan menjadi pusat data dan kegiatan.

“Nantinya, Dinas KB akan ambil bagian, Dinas Pertanian, Dinas Sosial, dan semua stakeholder, sesuai amanat undang-undang akan ambil bagian, dibawah dukungan Pemerintah Desa Banggae,” jelas Nurfitri.

Kegiatan ini dihadiri masyarakat desa Banggae, mayoritas ibu-ibu, dan dimoderatori Sekertaris Desa Banggae, Jamaluddin, S.Sos Dg.Nganda.

Dalam kegiatan tersebut juga diserahkan pot untuk bunga dan tanaman obat, serta bibit tanaman. (fit/shar)