MAKASSAR—PT PLN (Persero) terus menunjukkan komitmennya dalam memperluas akses terhadap energi bersih di Indonesia. Kali ini, PLN bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan resmi meluncurkan fitur Renewable Energy Certificate (REC) di Aplikasi PLN Mobile, bertepatan dengan gelaran PLN Mobile Run 2025 di kawasan bersejarah Benteng Rotterdam, Makassar, Minggu 22 Juni 2025 lalu.
Peluncuran fitur terbaru ini ditandai dengan kehadiran dua tokoh perempuan Sulsel, yakni Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Hj. Fatmawati Rusdi dan Executive Vice President Niaga dan Pemasaran PT PLN (Persero), Fintje Lumembang, yang mewakili Direktur Retail dan Niaga PLN. Turut hadir General Manager PLN UID Sulselrabar, Edyansyah.
Fitur REC di PLN Mobile diharapkan menjadi solusi mudah bagi pelanggan—khususnya sektor bisnis dan industri—dalam mendapatkan pengakuan atas penggunaan energi terbarukan secara transparan dan diakui secara internasional.
Executive Vice President Niaga dan Pemasaran PLN, Fintje Lumembang, menyatakan bahwa REC hadir sebagai jawaban atas tuntutan pasar global yang kini semakin mengutamakan produk ramah lingkungan.
“PLN sebagai tulang punggung penyedia EBT nasional siap melayani kebutuhan listrik hijau pelanggan industri dan bisnis secara mudah dan cepat melalui aplikasi PLN Mobile,” ujarnya kepada mediasiosel com, Kamis (26/6/2025).
Fintje juga mengungkapkan saat ini sudah terdapat delapan pembangkit listrik PLN yang menyuplai energi hijau untuk layanan REC, di antaranya PLTP Kamojang, Ulubelu, Lahendong, dan Ulumbu, serta PLTA Cirata, Bakaru, Orya Genyem, dan PLTM Lambur.
Setiap sertifikat REC, menurut Fintje, menjamin bahwa listrik yang dikonsumsi pelanggan benar-benar berasal dari pembangkit berbasis energi baru terbarukan (EBT). Validasi dilakukan melalui sistem pelacakan internasional TIGRs (Tradable Instrument for Global Renewables) dari Amerika Serikat, yang memastikan kredibilitas dan standar global.
Wakil Gubernur Sulsel, Hj. Fatmawati Rusdi, memberikan apresiasi tinggi atas peluncuran fitur REC dan gelaran PLN Mobile Run yang tidak hanya mendorong gaya hidup sehat, tetapi juga berkontribusi terhadap ekonomi UMKM dan kegiatan sosial di Sulsel.
“Atas nama pemerintah, kami mengucapkan terima kasih kepada PLN atas pelaksanaan kegiatan berskala nasional ini. Event ini bukan sekadar olahraga, tetapi juga gerakan sosial dan dukungan nyata terhadap penggunaan energi bersih di Sulsel,” kata Fatmawati.
General Manager PLN UID Sulselrabar, Edyansyah, menyebutkan bahwa hingga Mei 2025, penjualan REC di wilayah Sulselrabar telah mencapai 95.909 unit atau setara 95,9 MWh. Angka ini menunjukkan meningkatnya minat pelanggan terhadap listrik hijau, seiring meningkatnya kesadaran akan pentingnya energi berkelanjutan.
“PLN Mobile Run menjadi momentum penting dalam mengampanyekan gaya hidup sehat, ramah lingkungan, dan digitalisasi layanan. Fitur REC di PLN Mobile akan semakin memudahkan masyarakat mengakses energi hijau,” tutup Edyansyah. (70n/Ag4ys/4dv)
Penyerahan Renewable Energy Certificate oleh petugas PLN Unit Layanan Pelanggan Takalar (kanan) kepada pemilik tambak udang vaname di Kabupaten Takalar, Sardi (kiri).













