Polda Papua Bantah OPM Tembak Mati Personel Brimob di Nduga

0
28
Polda Papua Bantah OPM Tembak Mati Personel Brimob di Nduga
Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) saat berada di salah satu kawasan pegunungan Papua.

PAPUA – Polda Papua membantah pernyataan kelompok bersenjata yang telah menembak mati seorang personel brimob di Kenyam, Kabupaten Nduga, Sabtu (11/1/2020). Serangan tersebut melukai seorang anggota brimob Bharatu Luky Darmadi.

Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw membantah kabar yang menyebut anggota brimob tewas dalam penyerangan yang dilakukan kelompok separatis bersenjata (KSB) pimpinan Egianus Kogoya di Kenyam, Kabupaten Nduga, Sabtu (11/1).

Menurutnya, penyerangan tersebut hanya melukai seorang personel brimob Polda Maluku, Bhayangkara Satu (Bharatu) Luky Darmadi. “Itu mengaco, hidup mereka penuh dengan kebohongan,” kata Irjen Pol Paulus, Minggu sore (12/1/2020).

Paulus yang langsung menjenguk Bharatu Luky di Rumah Sakit Mitra Masyarakat Timika mengatakan anggota brimob yang tertembak di bagian paha kiri tersebut saat ini telah diberangkatkan ke Jakarta untuk mendapatkan perawatan intensif.

“Bharatu Luky baru saja kami berangkatkan ke Jakarta. Tadi saya jenguk langsung ke rumah sakit di Timika keadaannya sudah normal hanya saja kakinya yang kesemutan karena aliran darah tidak baik,” jelas Paulus.

Kapolda Papua menyebutkan, situasi di Kenyam usai penyerangan yang dilakukan KSB telah aman terkendali.

Personel gabungan dari TNI dan Polri juga saat ini sedang melakukan pengejaran terhadap KSB pimpinan Egianus Kogoya tersebut. “Di Kenyam baik aman, dan Papua juga aman,” sebut Paulus.

Pasukan TNI bersiap menaiki helikopter menuju ke distrik Nduga
Pasukan TNI bersiap menaiki helikopter menuju ke distrik Nduga, di Wamena, Provinsi Papua, 5 Desember 2018. (Foto: Iwan Adisaputra/Antara via Reuters)

Sebelumnya, Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) mengklaim telah menembak dua anggota brimob di Bandara Kenyam, Kabupaten Nduga, Papua, Sabtu (11/1) sekitar pukul 11.00 WIT.

Dalam keterangan tertulis yang disampaikan juru bicara TPNPB-OPM, Sebby Sambom, penyerangan tersebut telah menewaskan satu anggota brimob.

“Dalam laporannya Egianus Kogoya telah melaporkan pasukan TPNPB telah berhasil menembak dua anggota brimob.”

‘Kami telah menembak lebih banyak peluru ke pos brimob tersebut dan kemungkinan ada yang luka-luka. Tapi yang pasti adalah dua orang anggota brimob yang berhasil kami tembak,” tulis Sebby. (*)