PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Karhutla Parepare Tembus 257 Kasus, Lima Hektare Lahan Terbakar dalam SemalamJorge Martin Kembali Geser Marquez di Puncak Klasemen Sementara GP 2026Kijang Kapsul Masih Diburu di Makassar, Harga Bekas Bisa Tembus Rp100 JutaJalan Mawas Disterilkan Total Usai Penikaman Ojol, Parkir Resmi dan Liar DilarangCing Cangkeling, Cerita Kopi Keluarga dari Mandalagiri ke Cangkir Penikmat KopiRaih Penghargaan Pengelolaan Sampah, Sidrap Diganjar Bantuan Rp1 MiliarPEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Karhutla Parepare Tembus 257 Kasus, Lima Hektare Lahan Terbakar dalam SemalamJorge Martin Kembali Geser Marquez di Puncak Klasemen Sementara GP 2026Kijang Kapsul Masih Diburu di Makassar, Harga Bekas Bisa Tembus Rp100 JutaJalan Mawas Disterilkan Total Usai Penikaman Ojol, Parkir Resmi dan Liar DilarangCing Cangkeling, Cerita Kopi Keluarga dari Mandalagiri ke Cangkir Penikmat KopiRaih Penghargaan Pengelolaan Sampah, Sidrap Diganjar Bantuan Rp1 Miliar
Kriminal

Polisi Selidiki Dugaan Rencana Serangan Militan di Bali

473
×

Polisi Selidiki Dugaan Rencana Serangan Militan di Bali

Sebarkan artikel ini

JAKARTA — Pihak Kepolisian menyelidiki apakah seorang tersangka militan yang ditahan minggu lalu sedang merencanakan serangan terhadap Bali, menurut polisi.

Polisi menemukan sebuah bom dan “bahan peledak tekanan tinggi” dalam penggerebekan di Lampung, menurut laporan media.

Pria tersebut, yang belum diidentifikasi oleh polisi, ditahan atas dugaan keterkaitan dengan kelompok ekstremis Negara Islam (ISIS) dan terlibat dalam perencanaan pemboman bunuh diri di kantor polisi di Solo bulan lalu.

Serangan di Solo menewaskan pembom bunuh diri dan melukai seorang polisi.

Kombes Edy Hartono, Kepala Detasemen Khusus Antiteror, mengatakan olisi masih mempelajari dugaan rencana serangan di Bali.

“Itu masih rencana,” ujarnya seperti dikutip dari Reuters, menolak memberikan rincian.

Penahanan di Lampung merupakan salah satu dari serangkaian penangkapan terkait terorisme di beberapa kota di Indonesia pekan lalu, di saat pihak berwenang mengintensifkan pengejaran teroris.

Indonesia mengalami serangan terkait ISIS pertama bulan Januari ketika empat militan melakukan serangan tembakan dan bom di Sarinah, Jakarta Pusat. Delapan orang tewas, termasuk para militan. (hd/voa)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com