PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Rumah Sakit: Tempat Berobat atau Deradikalisasi?Kemarau Panjang, Plt Camat Manggala Ingatkan Warga Waspada Kompor dan ListrikChuck 70X Resmi Hadir di Indonesia, Converse Gandeng KARINA aespaTekan Harga Sembako, Pemkot Makassar Bawa Gerakan Pangan Murah ke Tello BaruBPK Bongkar Tata Kelola BUMD Makassar, Appi Sentil Regulasi ‘Amuba’Buka HAN ke-42 Sulsel, Andi Sudirman Dorong Orang Tua Serius Dampingi Tumbuh Kembang AnakPEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Rumah Sakit: Tempat Berobat atau Deradikalisasi?Kemarau Panjang, Plt Camat Manggala Ingatkan Warga Waspada Kompor dan ListrikChuck 70X Resmi Hadir di Indonesia, Converse Gandeng KARINA aespaTekan Harga Sembako, Pemkot Makassar Bawa Gerakan Pangan Murah ke Tello BaruBPK Bongkar Tata Kelola BUMD Makassar, Appi Sentil Regulasi ‘Amuba’Buka HAN ke-42 Sulsel, Andi Sudirman Dorong Orang Tua Serius Dampingi Tumbuh Kembang Anak
Media Kampus

PPK Ormawa HIMAKAHA FK Unhas Edukasi Gizi dan MPASI Berbasis Pangan Lokal untuk Cegah Stunting di Takalar

72
×

PPK Ormawa HIMAKAHA FK Unhas Edukasi Gizi dan MPASI Berbasis Pangan Lokal untuk Cegah Stunting di Takalar

Sebarkan artikel ini
HIMAKAHA
Tim PPK Ormawa Himpunan Mahasiswa Kedokteran Hewan Unhas menggelar sosialisasi Aplikasi GiziTa dan demonstrasi memasak Makanan Pendamping Air Susu Ibu (MPASI) berbasis pangan lokal di Desa Popo, Kabupaten Takalar, Sabtu (25/7/2026). (Foto: Berliana Rizki)

TAKALAR — Tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Himpunan Mahasiswa Kedokteran Hewan (HIMAKAHA) Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin (Unhas) menggelar sosialisasi Aplikasi GiziTa dan demonstrasi memasak Makanan Pendamping Air Susu Ibu (MPASI) berbasis pangan lokal di Desa Popo, Kabupaten Takalar, sebagai upaya memperkuat pencegahan stunting melalui edukasi gizi dan pemberdayaan masyarakat.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari implementasi Program OCEANS (One Health Coastal Environment and Nutrition Sustainability) yang mengusung strategi desa sehat dalam mengendalikan faktor risiko stunting. Sasaran kegiatan meliputi ibu hamil, ibu menyusui, serta ibu yang memiliki balita.

Untuk menjangkau seluruh wilayah Desa Popo, kegiatan dilaksanakan dalam dua sesi. Sesi pertama berlangsung di Kantor BUMDes Kale Marewa pada Jumat (24/7/2026), diikuti warga Dusun Popo, Dusun Bontoa, dan Dusun Terang-Terang. Sementara sesi kedua digelar di UPT SD Inpres No. 189 Kanite pada Sabtu (25/7/2026) dengan peserta dari Dusun Kanite, Dusun Kampung Parang, dan Dusun Kunjungmange.

Dalam kegiatan tersebut, Tim PPK Ormawa HIMAKAHA FK Unhas memperkenalkan Aplikasi GiziTa, sebuah platform edukasi dan pemantauan gizi yang dirancang untuk memudahkan masyarakat mengakses informasi mengenai gizi seimbang, pencegahan stunting, hingga pemantauan tumbuh kembang anak. Peserta juga mendapat pendampingan langsung mengenai cara mengakses dan memanfaatkan berbagai fitur aplikasi agar dapat digunakan secara mandiri.

Selain itu, peserta mengikuti demonstrasi pembuatan MPASI berbasis pangan lokal dengan memanfaatkan bahan yang mudah diperoleh di Desa Popo, seperti ikan nila hasil budidaya bioflok dan daun kelor. Melalui kegiatan ini, para ibu diberikan contoh cara mengolah bahan pangan lokal menjadi menu MPASI yang bergizi, aman, dan sesuai dengan kebutuhan nutrisi bayi serta balita.

Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan. Selain mengikuti penyampaian materi dan praktik penggunaan aplikasi, para ibu aktif berdiskusi mengenai kebutuhan gizi selama kehamilan, masa menyusui, hingga pemenuhan nutrisi anak sebagai langkah mencegah stunting sejak dini.

Tim PPK Ormawa HIMAKAHA FK Unhas berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya gizi seimbang sekaligus mendorong pemanfaatan teknologi digital dan potensi pangan lokal dalam menjaga kesehatan keluarga.

Melalui Program OCEANS, edukasi tersebut diharapkan mampu memperkuat peran keluarga dalam mendukung tumbuh kembang anak yang optimal serta menjadi langkah berkelanjutan dalam pengendalian faktor risiko stunting di Desa Popo melalui pendekatan pemberdayaan masyarakat. (Mp/Ag4ys)

Citizen Reporter: Berliana Rizki Kusuma Wardani (Mahasiswa Ilmu Gizi Unhas)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Kirim Komentar

📢 Mohon utamakan adab, etika, dan sopan santun dalam berkomentar. Semua komentar akan melewati proses moderasi sebelum diterbitkan.

Konten dilindungi © Mediasulsel.com