PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Makassar Jadi Pilot Project Nasional, 6.032 RT/RW Dikerahkan Kawal Warga Dapat Perlindungan Sosial • Family Gathering di Tanjung Bayang, Jajaran Kelurahan Bitowa Perkuat Kekompakan • Tetra Pak Dorong Hilirisasi Kelapa Indonesia dari Manado • Dari Desa Beroanging, BKMF Sinapsis FIKK UNM Melaju ke Abdidaya Ormawa Nasional • Ilusi Kapitalisme Mengentas Kemiskinan • Andi Winarno Resmi Jadi Pj Sekda Sulsel, Gantikan Jufri Rahman yang Purnabakti • PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Makassar Jadi Pilot Project Nasional, 6.032 RT/RW Dikerahkan Kawal Warga Dapat Perlindungan Sosial • Family Gathering di Tanjung Bayang, Jajaran Kelurahan Bitowa Perkuat Kekompakan • Tetra Pak Dorong Hilirisasi Kelapa Indonesia dari Manado • Dari Desa Beroanging, BKMF Sinapsis FIKK UNM Melaju ke Abdidaya Ormawa Nasional • Ilusi Kapitalisme Mengentas Kemiskinan • Andi Winarno Resmi Jadi Pj Sekda Sulsel, Gantikan Jufri Rahman yang Purnabakti •
Makassar

Rektor UPA sebut UU Omnibus Law Terobosan yang luar biasa

867
×

Rektor UPA sebut UU Omnibus Law Terobosan yang luar biasa

Sebarkan artikel ini
Bastian Lubis
Bastian Lubis, Rektor Universitas Patria Artha (UPA) Makassar.

MAKASSAR – Rektor Universitas Patria Artha (UPA) Makassar, Bastian Lubis terang-terangan mendukung pengesahan Undang-Undang Omnibus Law Ciptaker yang disahkan oleh DPR RI dalam rapat paripurna yang digelar di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (5/10/2020) lalu.

Dukungan pengesahan Undang-undang Omnibus Law Ciptaker oleh Bastian Lubis bukan tanpa alasan. Bastian mengaku pengesahan UU Omnibus Law Ciptaker merupakan terobosan yang luar biasa dalam sejarah berdirinya negara Indonesia sebab dari sekian banyaknya aturan dapat dirangkum dengan menghilangkan aturan-aturan yang menyusahkan masyarakat.

“Jadi disini sebenarnya suatu terobosan yang luar biasa besarnya, karena Indonesia ini sebenarnya 1001 aturan tidak bisa berkembang, kita sudah 75 tahun merdeka tidak bisa berkembang, ini merupakan suatu tindakan atau loncatan yang luar biasa sehingga kita bisa menciptakan lapangan kerja yang luas,” kata Bastian Rabu (21/10/2020).

Adapun yang menolak pengesahan UU Omnibus Law Ciptaker, Kata Bastian, merupakan orang yang memiliki kepentingan tersendiri. Sebab dalam UU Omnibus Law Ciptaker banyak birokrasi ataupun asosiasi yang tak karuan dihilangkan.

“Nah saya secara akademisi yang saya lihat, banyak orang yang berkepentingan terhadap Omnibus Law untuk menolaknya, karena banyak kepentingan-kepentingannya yang dihilangkan, birokrasi banyak dihilangkan, asosiasi yang tidak karuan dihilangkan, jadi banyak penggerak rente daripada aturan sekarang ini yang diciptakan untuk mereka itu tetap enak gitu loh,” ucap Bastian.

Olehnya itu, Bastian menyarankan masyarakat untuk lebih adil dalam melihat aturan tersebut sebelum melakukan Penolakan.

“Jadi memang kita harus per-lah melihat ini, apalagi dari segi depannya. Sekarang banyak yang menolak itu Omnibus Law, itu kenapa, karena nasinya hilang. Banyak yang hilang, inilah Undang-undang Omnibus Law Ciptaker sebenarnya pro terhadap rakyat, atau orang orang yang menengah kebawa,” pungkasnya. (*)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com