PANGKEP, — Rumah adat berbentuk panggung dengan gaya rumah Bugis Makassar resmi dimanfaatkan oleh warga di kelurahan Anrong Appaka kecamatan Pangkajene.
Rumah tersebut merupakan tempat para pelaku seni yang tergabung di dalam Sanggar Seni di Siang untuk melakukan aktifitasnya. Rumah tersebut diharapkan dapat dijadikan tempat berkumpulnya warga membicarakan berbagai hal terutama yang selama ini dilakukan misalnya permulaan turun sawah hingga acara keagamaan lainnya.
Balai Budaya Sulsel, Drs. Faizal MSi, mengatakan pihaknya tahun 2015 mendapatkan permohonan bantuan untuk merevitalisasi rumah adat yang sebelumnya digunakan sanggar Kerajaan Siang. Namun baru terealisasi tahun 2018 dengan anggaran sekitar Rp 340 juta. Anggaran pembangunan tersebut berasal dari Dirjen Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan Tradisi Direktorat Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Anggaran tersebut digunakan untuk membangun baru rumah adat yang lebih refresentatif.
Staf Ahli Pemkab, Ir.H.Muh Jafar MSi , mewakili Bupati Pangkep, mengatakan pihaknya sangat mendukung upaya pelestarian budaya di daerah ini. Dengan rampungnya rumah adat tersebut, diharapkan dapat menjadi tempat warga untuk melakukan upacara dan ritual adat yang sering dilakukan setiap tahunnya.
Hadir dalam acara itu, Ketua TP PKK, Hj. Rismayani Syamsuddin, didaulat untuk menggunting pita tanda persemian rumah adat tersebut. Usai peresmian, dilakukan acara mappadendang (musik dengan menggunakan lesung) yang dipimpin Rismayani dan diikuti para ibu-ibu di kampung tersebut. [SHR]







