PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Dinas Ketahanan Pangan Makassar Gandeng Sidrap Amankan Pasokan Pangan dan Kendalikan InflasiBPKP Periksa Istri Direktur PDAM Bone Terkait Transaksi Mobil AsetSulsel Dipanggang Suhu 35 Derajat, Pegunungan Diselimuti KabutGPM Makassar Diserbu Warga, Beras SPHP 5 Kg Dijual Rp58 RibuPI Migas Blok Sengkang Naik Jadi 10 Persen, Wajo Dapat 50 Persen untuk Daerah PenghasilKortastipidkor Polri Geledah Kantor dan Rumah Jabatan Bupati Gowa, Dugaan Pungli PBG Makin MelebarPEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Dinas Ketahanan Pangan Makassar Gandeng Sidrap Amankan Pasokan Pangan dan Kendalikan InflasiBPKP Periksa Istri Direktur PDAM Bone Terkait Transaksi Mobil AsetSulsel Dipanggang Suhu 35 Derajat, Pegunungan Diselimuti KabutGPM Makassar Diserbu Warga, Beras SPHP 5 Kg Dijual Rp58 RibuPI Migas Blok Sengkang Naik Jadi 10 Persen, Wajo Dapat 50 Persen untuk Daerah PenghasilKortastipidkor Polri Geledah Kantor dan Rumah Jabatan Bupati Gowa, Dugaan Pungli PBG Makin Melebar
Sulsel

Rumah Sakit Pemprov Sulsel Berbenah, Ratusan Ribu Pasien Rasakan Dampaknya

865
×

Rumah Sakit Pemprov Sulsel Berbenah, Ratusan Ribu Pasien Rasakan Dampaknya

Sebarkan artikel ini
Rumah Sakit Pemprov Sulsel Berbenah, Ratusan Ribu Pasien Rasakan Dampaknya
Upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan (Sulsel) dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan di rumah sakit (RS) milik daerah membuahkan hasil positif.

MAKASSAR—Upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan (Sulsel) dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan di rumah sakit (RS) milik daerah membuahkan hasil positif.

Ratusan ribu masyarakat Sulsel kini merasakan manfaatnya. Tercatat, selama periode Januari hingga 27 Desember 2024, RS milik Pemprov Sulsel telah melayani lebih dari 236 ribu pasien rawat jalan dan 45 ribu pasien rawat inap.

Delapan RS di bawah koordinasi Dinas Kesehatan Sulsel, yaitu RSUD Labuang Baji, RSUD Haji Makassar, RSUD Sayang Rakyat, RSKD Dadi, RSKD Gigi Mulut, RSKD Ibu dan Anak Fatima, RSKD Ibu dan Anak Pertiwi, serta RSUD La Mappapenning di Kabupaten Bone, terus berbenah untuk memberikan pelayanan yang lebih baik.

Peningkatan kualitas layanan ini menjadi prioritas Penjabat Gubernur Sulsel, Prof Zudan Arif Fakrulloh, sebagai bagian dari program pembangunan daerah.

Berbagai langkah strategis telah diimplementasikan untuk meningkatkan akses dan mutu pelayanan. Untuk layanan rawat inap, RS menyediakan fasilitas kamar yang nyaman dengan berbagai kelas sesuai kebutuhan pasien, didukung tenaga medis berpengalaman yang siap melayani 24 jam.

Layanan rawat jalan pun ditingkatkan efisiensinya dengan sistem pendaftaran online, mempermudah pasien menjadwalkan konsultasi dan mengurangi waktu tunggu.

RS milik Pemprov Sulsel juga menyediakan layanan multidisiplin dengan berbagai poli spesialis, seperti kardiologi, penyakit dalam, dan pediatri. Proses diagnosis pun dipercepat dengan pemeriksaan laboratorium dan radiologi yang dapat dilakukan pada hari yang sama.

Transformasi digital juga menjadi fokus utama, dengan penerapan Rekam Medis Elektronik (RME) untuk penyimpanan data pasien yang aman dan efisien, serta layanan telekonsultasi untuk memudahkan akses konsultasi kesehatan tanpa harus datang ke RS.

Data kunjungan pasien menunjukkan peningkatan signifikan. Untuk rawat inap, RSUD Labuang Baji melayani 10.238 pasien, RSUD Haji 11.355 pasien, RSKD Ibu dan Anak Fatima 5.538 pasien, RSKD Ibu dan Anak Pertiwi 3.516 pasien, RSKD Gigi Mulut 253 pasien, RSUD Sayang Rakyat 4.126 pasien, RSKD Dadi 6.878 pasien, dan RSUD La Mappapenning 3.609 pasien.

Sementara untuk rawat jalan, RSUD Labuang Baji mencatat 62.899 kunjungan, RSUD Haji 27.338 kunjungan, RSKD Ibu dan Anak Fatima 3.211 kunjungan, RSKD Ibu dan Anak Pertiwi 6.512 kunjungan, RSKD Gigi Mulut 54.208 kunjungan, RSUD Sayang Rakyat 30.864 kunjungan, RSKD Dadi 35.795 kunjungan, dan RSUD La Mappapenning 15.284 kunjungan.

Pengamat Layanan Publik dan birokrasi pemerintahan, Dr. Arief Wicaksono, mengapresiasi peningkatan layanan RS milik Pemprov Sulsel.

“Ini menjadi sebuah indikator bahwa rumah sakit pemerintah provinsi sudah baik layanannya. Dan ini jadi momentum untuk terus melakukan perbaikan,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa kerja sama RS pemerintah dengan BPJS Kesehatan, yang juga digunakan oleh RS swasta, menunjukkan bahwa layanan RS pemerintah semakin diminati.

Penjabat Gubernur Sulsel, Prof. Zudan Arif Fakrulloh, sebelumnya juga telah menyampaikan apresiasinya terhadap upaya peningkatan layanan kesehatan ini.

“Komitmen Pemprov Sulsel untuk terus mendukung peningkatan fasilitas kesehatan demi memberikan akses layanan kesehatan terbaik bagi masyarakat Sulsel,” pungkasnya. (*/4dv)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com