PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • TP PKK Makassar Bentuk Koperasi, Bidik Pasar Produk UMKM Kader • Setahun Menjabat, Munafri Siapkan Evaluasi dan Rotasi Lurah Makassar • Andi Sudirman Ingin Pelatihan Vokasi Sulsel Berujung Lapangan Kerja • BK DPRD Sulsel Dorong Disiplin Anggota Lewat Apresiasi, Bukan Sekadar Sanksi • LPG 3 Kg Sulit Didapat di Bone, Pangkalan Diduga Langgar Mekanisme Penyaluran • 67 Guru Jeneponto Disiapkan Jadi Penggerak Program 1 Juta Guru Mahir Koding • PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • TP PKK Makassar Bentuk Koperasi, Bidik Pasar Produk UMKM Kader • Setahun Menjabat, Munafri Siapkan Evaluasi dan Rotasi Lurah Makassar • Andi Sudirman Ingin Pelatihan Vokasi Sulsel Berujung Lapangan Kerja • BK DPRD Sulsel Dorong Disiplin Anggota Lewat Apresiasi, Bukan Sekadar Sanksi • LPG 3 Kg Sulit Didapat di Bone, Pangkalan Diduga Langgar Mekanisme Penyaluran • 67 Guru Jeneponto Disiapkan Jadi Penggerak Program 1 Juta Guru Mahir Koding •
News

Soal Piala Dunia U-20, Menpora: Pemerintah Belum Tentukan Venue

814
×

Soal Piala Dunia U-20, Menpora: Pemerintah Belum Tentukan Venue

Sebarkan artikel ini
073388800 1571897137 WhatsApp Image 2019 10 24 at 11.54.53

JAKARTA – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) menyampaikan bahwa arahan oleh Presiden terkait Piala Dunia U-20 yakni masalah persiapan venue yang harus segera ditentukan dan Tim Nasional (Timnas) U-20. Untuk Timnas, menurut Menpora, sekarang ini sedang masuk pada tahap seleksi dan beberapa hari ke depan akan mulai diujicobakan di Thailand.

“Venue-nya harus segera ditentukan supaya perbaikannya bisa kita lakukan lebih awal. Karena semua stadion yang akan kita gunakan pasti akan ada perbaikan. Cuma ada yang minor, ada yang major.

DSC 1703 1024x709 1

Kemudian yang kedua adalah persiapan timnas. Jadi Pak Presiden wanti-wanti betul persiapan timnas kita jangan sampai di babak penyisihan sudah tersingkir,” jelas Menpora terkait persiapan Piala Dunia FIFA U-20 usai Rapat Terbatas (ratas) di Kantor Presiden, Jumat (17/1). Penentuan venue dari 10 yang diusulkan, menurut Menpora, hingga kini belum mendapatkan konfirmasi FIFA akan menggunakan yang mana.

“Tapi sebagai informasi kepada teman-teman sekalian bahwa sejak kemarin, hari ini, dan besok tim dari PSSI yang dipimpin oleh Sekjen sedang rapat di markas FIFA,” ujar Menpora. Informasinya tanggal 25, menurut Menpora, akan ditentukan mana venue yang akan digunakan pada Piala Dunia FIFA U-20.

Ia juga menjelaskan bahwa ada 10 stadion yang di-submit atau dimasukkan ke FIFA, baru kemudian nanti ditentukan stadion mana yang akan digunakan.

“Informasi awalnya itu akan menggunakan 6 stadion. Tetapi kemudian informasi yang masuk lagi, untuk efisiensi dan koordinasi supaya cepat, FIFA hanya akan menggunakan 4.

Tapi kita lagi negosiasi, kita minta supaya tetap kembali ke enam, enam venue stadion,” terang Menpora. Mengenai kekurangan-kekurangan apa yang disampaikan oleh FIFA, Menpora berjanji akan segera memperbaiki.

“Karena ada yang seperti GBK itu yang skornya paling tinggi, pembenahan-pembenahannya minor saja, tetapi ada juga yang mayor gitu.

Nah itu tergantung FIFA menentukannya seperti apa kita akan ikut,” tambahnya. Alasan diusulkan banyak stadion, menurut Menpora, agar daerah-daerah juga bisa merasakan atmosfer pertandingan internasional dan secara teknis penggunaan 6 lapangan daripada 4 lapangan terkait banyaknya frekuensi penggunaan rumput.

Mengenai stadion yang terkena banjir, Menpora menyampaikan bahwa alasannya bukan karena itu melainkan karena kualitas lapangan. “Shin Tae Yong (pelatih Timnas, red) tidak menyampaikan soal banjir tetapi kualitas lapangan. Menurut kita kan sudah bagus itu lapangan tapi ternyata sehari dia datang ke situ, kelihatan dari luar bagus di dalamnya standarnya belum. Dikhawatirkan akan cedera anak-anak, sangat gampang cedera,” jelas Menpora.

Terkait lapangan tersebut, Menpora menyampaikan akan berkoordinasi dengan Ketua Umum PSSI untuk mencari lapangan pengganti. “Nah saya bilang, usulan PSSI di mana nanti pemerintah yang akan bantu untuk memutuskan itu,” tambahnya. Soal perbaikan stadion, menurut Menpora, anggaran itu ada di Kementerian PU.

“Kemenpora akan menunggu rancangan anggaran biaya yang disiapkan oleh PSSI baik untuk penyelenggaraan maupun untuk Timnas itu sendiri,” tambahnya.

Sekarang, lanjut Menpora, sedang menunggu rapat yang ada di markasnya FIFA.

“Kan kita belum tahu yang akan di-handle oleh FIFA itu apa dan kemudian yang akan menjadi bagian tanggung jawab Indonesia apa. setelah itu baru kita tahu dan akan kita susun anggarannya,” pungkas Menpora. [*]

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com