PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.KPK Bongkar Jejak Rp106,3 Miliar, Aliran Dana Diduga Mengarah ke Lingkaran NusronPameran Pusaka Gau Maraja Bone 2026 Hadirkan Koleksi Prabowo dan Fadli ZonJufri Rahman Kukuhkan Pengurus Korpri Enrekang dan Parepare Periode 2026-203110 Nama Berebut Kursi 5 Jabatan Strategis Pemkab JenepontoGau Maraja Bone Disusupi Dugaan Pungutan, ASN Dipatok Rp150 RibuDinas Ketahanan Pangan Makassar Gandeng Sidrap Amankan Pasokan Pangan dan Kendalikan InflasiPEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.KPK Bongkar Jejak Rp106,3 Miliar, Aliran Dana Diduga Mengarah ke Lingkaran NusronPameran Pusaka Gau Maraja Bone 2026 Hadirkan Koleksi Prabowo dan Fadli ZonJufri Rahman Kukuhkan Pengurus Korpri Enrekang dan Parepare Periode 2026-203110 Nama Berebut Kursi 5 Jabatan Strategis Pemkab JenepontoGau Maraja Bone Disusupi Dugaan Pungutan, ASN Dipatok Rp150 RibuDinas Ketahanan Pangan Makassar Gandeng Sidrap Amankan Pasokan Pangan dan Kendalikan Inflasi
Media Kampus

STKIP Muhammadiyah Barru Bakal Beralih Jadi Universitas

999
×

STKIP Muhammadiyah Barru Bakal Beralih Jadi Universitas

Sebarkan artikel ini
STKIP Muhammadiyah Barru Bakal Beralih Jadi Universitas
Ketua STKIP Muhammadiyah Barru, Dr. A. Fiptar Abdi Alam, SE, M.Si. (Foto: yahya)

MAKASSAR—STKIP Muhammadiyah Barru kini sedang menanti beralih status menjadi Universitas Muhammadiyah Barru.

Proses pengajuan berkas beralih status dari sekolah tinggi jadi universitas kini sedang berproses di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan di Jakarta. Diharapkan tahun 2022 segera hadir universitas pertama di Kabupaten Barru.

Demikian ditegaskan Ketua STKIP Muhammadiyah Barru, Dr. A. Fiptar Abdi Alam, SE, M.Si, kepada media di Makassar Sabtu 15 Januari 2022 disela rapat panitia Muswil VI APTISI Wilayah IX A Sulawesi.

Dijelaskan, saat ini ada dua program studi yang dibina yakni S1 Bimbingan dan Konseling serta S1 Pendidikan Bahasa Inggris.

Dikatakan, pada perubahan status jadi universitas ada tiga prodi baru yang juga sedang berproses izin pembukaan prodi yakni: S1 Pendidikan Fisika, S1 Pendidikan Biologi dan S1 Perencanaan Wilayah dan Perkotaan (PWK).

“Saat ini dengan dua prodi tercatat total mahasiswa sebanyak 460 orang. Sumber daya dosen sebanyak 20 orang dengan 4 orang pendidikan S3 dan dua orang lanjut studi doktoral termasuk satu orang kuliah di Hongaria,” tandasnya.

Target mahasiswa baru 2022 sebanyak 200 orang. Mencapai target itu dengan melakukan kerjasama dengan SLTA di Barru dan sekitarnya. Selain itu juga berkordinasi dengan para pengurus  dan anggota persyarikatan Muhammadiyah Barru,

“Kampus juga gencar melakukan sosialisasi dan publikasi pada media sosial dan media massa. Kemitraan dengan para alumni yang sukses berkarier pada bidang profesi masing masing juga membantu mensosialisasikan almamaternya,” ungkapnya.

Selama ini peminat mahasiswa bukan hanya datang dari Barru dan sekitarnya tetapi juga malah ada yang datang dari Kalimantan, Sulteng dan Papua.

“Kampus ini pada tahun 1990-an pernah jadi satu satunya kampus swasta di Sulsel yang mengelola prodi Bimbingan dan Konseling dengan mahasiswa kala itu mencapai ribuan orang,” katanya. (*)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com