PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.KM Virgo Transport 8 Hilang Kontak di Masalembo, 143 Orang DievakuasiAntrean BBM Mengular, Appi Siapkan Ganjil-Genap hingga SPBU 24 Jam di MakassarGojukai Bukit Baruga Tembus Peringkat 4 Korpasgat Cup 2026, Borong 21 MedaliGubernur Sulsel Serahkan Bantuan untuk Tiga Korban Kebakaran di JenepontoSiswi SDN Barombong Raih Juara 1 MTQ Putri LOKETTA TamalateKelangkaan Pertalite Picu Antrean Panjang, Harga Eceran di Jeneponto MelambungPEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.KM Virgo Transport 8 Hilang Kontak di Masalembo, 143 Orang DievakuasiAntrean BBM Mengular, Appi Siapkan Ganjil-Genap hingga SPBU 24 Jam di MakassarGojukai Bukit Baruga Tembus Peringkat 4 Korpasgat Cup 2026, Borong 21 MedaliGubernur Sulsel Serahkan Bantuan untuk Tiga Korban Kebakaran di JenepontoSiswi SDN Barombong Raih Juara 1 MTQ Putri LOKETTA TamalateKelangkaan Pertalite Picu Antrean Panjang, Harga Eceran di Jeneponto Melambung
Sidrap

Tak Sekadar Proyek Energi, Bupati Sidrap Dorong PLTB Sidrap II Jadi Mesin Ekonomi Rakyat

115
×

Tak Sekadar Proyek Energi, Bupati Sidrap Dorong PLTB Sidrap II Jadi Mesin Ekonomi Rakyat

Sebarkan artikel ini
Tak Sekadar Proyek Energi, Bupati Sidrap Dorong PLTB Sidrap II Jadi Mesin Ekonomi Rakyat
Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif melakukan pertemuan strategis bersama manajemen PT Barito Wind Energy di Hotel Kimaya, Jakarta Barat, Rabu (8/4/2026).

SIDRAP—Rencana pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) Sidrap II tak lagi sekadar proyek energi terbarukan. Bupati Sidenreng Rappang, Syaharuddin Alrif, menegaskan arah baru: investasi harus menjelma menjadi penggerak ekonomi rakyat.

Pesan itu ditegaskan Syaharuddin saat melakukan pertemuan strategis bersama manajemen PT Barito Wind Energy di Hotel Kimaya, Jakarta Barat, Rabu (8/4/2026).

Dalam pertemuan tersebut, pembahasan tak hanya berfokus pada percepatan proyek, tetapi juga pada bagaimana kehadiran PLTB Sidrap II mampu memberi dampak langsung bagi masyarakat lokal.

Syaharuddin menekankan, proyek energi berskala besar ini harus membuka ruang luas bagi keterlibatan warga. Mulai dari tenaga kerja lokal, pelaku UMKM, hingga pemanfaatan material daerah, seluruhnya diharapkan menjadi bagian dari rantai pembangunan.

“Kami ingin investasi ini tidak hanya berdiri megah, tetapi benar-benar menghidupkan ekonomi masyarakat Sidrap,” tegasnya.

Di sisi lain, ia juga menyoroti kawasan wisata PLTB yang kini telah mencapai progres sekitar 80 persen. Kawasan tersebut dinilai strategis sebagai wajah investasi daerah, sehingga harus segera dituntaskan dengan penataan maksimal.

Menariknya, Syaharuddin secara tegas meminta agar penyelesaian kawasan wisata tidak menggunakan dana Corporate Social Responsibility (CSR), agar alokasi CSR tetap difokuskan pada pemberdayaan masyarakat.

“Kawasan ini adalah etalase Sidrap. Kesan pertama investor dan pengunjung dimulai dari sini,” ujarnya.

Tak hanya itu, isu bonus produksi PLTB yang hingga kini masih menunggu regulasi pusat turut menjadi perhatian. Pemkab Sidrap menyatakan siap menjalankan skema tersebut setelah aturan resmi diterbitkan oleh DPR RI dan Kementerian ESDM.

Sebagai bentuk keseriusan, Pemkab Sidrap juga membuka karpet merah bagi investor. Dukungan penuh disiapkan, mulai dari percepatan administrasi hingga fasilitasi kantor operasional untuk mempermudah koordinasi.

Sementara itu, pihak PT Barito Wind Energy mengungkapkan bahwa proyek PLTB Sidrap II ditargetkan memiliki kapasitas hingga 75 Megawatt (MW).

Saat ini, perusahaan tengah menuntaskan tahapan akuisisi lahan dan studi teknis, sembari menunggu proses tender dari PT PLN. Dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) menjadi salah satu syarat krusial dalam pengajuan proyek.

Head of Public Social Investment and Communication PT Barito Wind Energy, Laksmi Prasvita, menegaskan komitmen perusahaan untuk menjadikan Sidrap sebagai pusat pengembangan energi angin terbesar di Indonesia.

Menurutnya, proyek ini tidak hanya memperkuat ketahanan energi nasional, tetapi juga membuka ruang pertumbuhan ekonomi baru di daerah.

Dengan dorongan kuat dari pemerintah daerah, PLTB Sidrap II kini diposisikan lebih dari sekadar infrastruktur energi—melainkan sebagai pintu masuk transformasi ekonomi berbasis investasi berkelanjutan di Bumi Nene Mallomo. (4dy)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com