Kabar Gembira! Gaji 13 bagi ASN Pemprov Sulsel akan segera Dibayarkan
Muhammad Rasyid, Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah Pemprov Sulsel.

MAKASSAR—Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Sulsel, Muhammad Rasyid menegaskan, pembayaran insentif Tenaga Kesehatan (Nakes) yang bertugas untuk penanganan Covid-19, masih menunggu hasil verifikasi APIP. Verifikasi APIP sangat penting untuk mencegah adanya kesalahan dalam pembayaran.

“Sekarang dalam proses verifikasi APIP. Kita tunggu dulu hasilnya, setelah semua clear, akan langsung dibayarkan. Jadi, bukan tidak mau dibayar. Tapi ada prosesnya. Kita tunggu saja,” ungkapnya, Minggu (18/7/2021).

Ia menjelaskan, pihaknya sudah membayarkan anggaran Rp79 miliar lebih, untuk penanganan Covid-19. Untuk insentif nakes, akan dibayarkan oleh BPKAD jika telah diverifikasi.

“Masih dalam proses. Harus diverifikasi dulu oleh APIP,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Inspektorat Sulsel, Sulkaf S Latif mengungkapkan, hasil review insentif nakes sudah bisa dirampungkan besok, Senin (19/7/2021). Tinggal RSUD Labuang Baji, yang data pendukungnya belum lengkap.

“Tinggal Labuang Baji yang belum lengkap data pendukungnya. Insyaallah besok bisa rampung hasil review nya,” kata Sulkaf.

dr Ichsan Mustari
dr H Muhammad Ichsan Mustari MHM, Kepala Dinas Kesehatan Sulawesi Selatan. (Foto: Dok)

Sedangkan, Kepala Dinas Kesehatan Sulsel, Ichsan Mustari menjelaskan, pembayaran nakes yang sudah diajukan pihak rumah sakit untuk tahun ini mencapai Rp8 miliar lebih. Antara lain, RSUD Sayang Rakyat, RSKD Dadi, RSUD Haji, dan RSUD Labuang Baji.

“Untuk tahun 2021, menunggu hasil verifikasi dari tim verifikator fasilitas pelayanan kesehatan yang bersangkutan, dan verifikator dinas kesehatan, untuk kami ajukan ke Inspektorat Daerah untuk direview, dan ke BKAD untuk proses selanjutnya,” ujarnya. (*)