GOWA—Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Literasi Universitas Hasanuddin (Unhas) Gelombang 114 Desa Mamampang, Kecamatan Tombolo Pao, Kabupaten Gowa kembali menggulirkan program kerja literasi. Salah satu kegiatan yang digelar adalah Apresiasi Literasi Tingkat Desa melalui Lomba Menulis Cerita yang berlangsung di SMPN 4 Tombolo Pao, Jumat (1/8/2025).
Kegiatan ini dirancang untuk menumbuhkan minat baca sekaligus melatih siswa mengembangkan imajinasi dari bahan bacaan menjadi karya tulis yang orisinal. Lomba ini diikuti oleh seluruh siswa kelas 9, dengan tiga peserta terbaik masuk ke babak final. Azilia Rahma Fajriani keluar sebagai juara pertama, disusul Rusma Triputri di posisi kedua, dan Siska Pratiwi sebagai juara ketiga.
Turut hadir dalam kegiatan ini Kepala Desa Mamampang, Muh. Hatta, S.H., yang sekaligus membuka acara, para tenaga pendidik, pengelola Perpustakaan Pondok Ilmu, serta perwakilan dari berbagai unsur masyarakat. Dewan juri berasal dari pihak sekolah, pemerintah desa, dan pengelola perpustakaan.
Program lomba menulis cerita ini merupakan kolaborasi mahasiswa KKN Unhas bersama Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas). Rangkaian kegiatan dimulai dari pembukaan, presentasi karya oleh peserta, penilaian dewan juri, hingga pemberian apresiasi berupa hadiah bagi para pemenang.
Penanggung jawab kegiatan, Nurillah Oktaviani, menjelaskan bahwa melalui kegiatan ini, mahasiswa berharap dapat meningkatkan rasa percaya diri siswa, mendorong mereka tampil di depan umum, serta menanamkan semangat berpikir kritis.
“Dengan lomba ini, kami berharap siswa bisa lebih percaya diri, berani tampil, dan memiliki semangat untuk berkompetisi, bahkan hingga ke jenjang lomba yang lebih besar,” ujar Nurillah.
Sambutan hangat datang dari para guru dan siswa. Salah satu tenaga pendidik SMPN 4 Tombolo Pao, Muh. Idris, S.Pd., mengakui bahwa minat literasi siswa saat ini tergolong rendah karena lebih banyak menghabiskan waktu dengan gawai dan media sosial.
“Karena itu, kami sangat mendukung penuh kegiatan ini. Kehadiran adik-adik KKN menjadi angin segar untuk menumbuhkan kembali semangat membaca di kalangan siswa,” ungkapnya.
Meski masih ada siswa yang tampil dengan rasa gugup, tak sedikit pula yang tampil percaya diri dan ekspresif saat mempresentasikan hasil karyanya. Para mahasiswa KKN pun berharap, bibit-bibit penulis muda dari desa ini bisa tumbuh dan bersinar di panggung literasi yang lebih luas. (Mp/Ag4ys)
Citizen Reporter : Fadillah Nur Al Zahra (Mahasiswa Ilmu Hukum Unhas)













