JENEPONTO – Masyarakat Desa Beroanging, Kecamatan Bangkala Barat, mendapatkan pembekalan mengenai pengelolaan sampah dan penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) melalui kegiatan Baruga SIPAKATAU Kesehatan Lingkungan dan Sanitasi yang digelar Tim Pelaksana Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) BKMF SINAPSIS Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan (FIKK) Universitas Negeri Makassar (UNM), Kamis (9/7/2026).
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sebagai salah satu faktor utama dalam mewujudkan masyarakat yang sehat dan berkualitas.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Desa Beroanging Nurdin Nur, Ketua TP PKK Kecamatan Bangkala Sri Alriah, perwakilan Dinas Lingkungan Hidup Ani Saharuddin, kader PKK, kader kesehatan lingkungan dan sanitasi, serta warga Desa Beroanging.
Kepala Desa Beroanging, Nurdin Nur, mengapresiasi kolaborasi antara pemerintah desa, Tim PPK Ormawa BKMF SINAPSIS FIKK UNM, dan Dinas Lingkungan Hidup dalam memberikan edukasi kepada masyarakat.
Menurutnya, lingkungan yang bersih dan perilaku hidup sehat merupakan faktor penting dalam mendukung kesehatan masyarakat.
“Kesehatan masyarakat tidak hanya ditentukan oleh pelayanan kesehatan, tetapi juga oleh lingkungan yang bersih dan perilaku hidup yang sehat. Kami berharap masyarakat dapat menerapkan ilmu yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari sehingga Desa Beroanging menjadi desa yang lebih bersih, sehat, dan nyaman untuk ditinggali,” ujarnya.
Dalam sesi edukasi, peserta mendapatkan materi tentang penerapan PHBS, mulai dari kebiasaan mencuci tangan menggunakan sabun, penggunaan air bersih, pengelolaan sanitasi yang baik, menjaga kebersihan lingkungan, hingga pengelolaan limbah rumah tangga untuk mencegah berbagai penyakit berbasis lingkungan.
Selain edukasi PHBS, masyarakat juga memperoleh pelatihan mengenai pengelolaan sampah yang baik dan berkelanjutan. Materi yang diberikan meliputi pemilahan sampah organik dan anorganik, upaya pengurangan sampah dari sumbernya, serta pemanfaatan sampah agar memiliki nilai guna dan tidak mencemari lingkungan.
Perwakilan Dinas Lingkungan Hidup turut memberikan pendampingan kepada peserta agar pengelolaan sampah dapat diterapkan secara berkelanjutan di tingkat rumah tangga maupun lingkungan desa.
Melalui kegiatan tersebut, Tim PPK Ormawa BKMF SINAPSIS FIKK UNM berharap masyarakat semakin memahami pentingnya penerapan PHBS dan pengelolaan sampah sebagai langkah nyata menjaga kesehatan lingkungan serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara berkelanjutan. (Mp/Ag4ys)
Citizen Reporter : Nur Ashilah Apriliani (Mahasiswa FIKK UNM)













