PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Perang Hotel di Makassar Makin Panas, Artha Kencana Ganti Bendera Jadi Horison InnDari Balik Lapas Polewali, WBP Dibekali Jalan Baru Jadi Pekerja MigranAppi Siapkan Ranch Sapi di TPA Tamangapa, Akhiri Sapi Makan SampahNurma Ditahan, TS Dilepas: Kasus Dugaan Pengeroyokan di Tamalanrea DipertanyakanGedung Pemuda Toraja Utara Tak Lagi Sekadar Tempat Rapat, Kini Jadi Ruang Bisnis Anak MudaBupati Pangkep Bidik Ratusan Ribu Ton Garam, 700 Hektare Lahan Masih MenganggurPEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Perang Hotel di Makassar Makin Panas, Artha Kencana Ganti Bendera Jadi Horison InnDari Balik Lapas Polewali, WBP Dibekali Jalan Baru Jadi Pekerja MigranAppi Siapkan Ranch Sapi di TPA Tamangapa, Akhiri Sapi Makan SampahNurma Ditahan, TS Dilepas: Kasus Dugaan Pengeroyokan di Tamalanrea DipertanyakanGedung Pemuda Toraja Utara Tak Lagi Sekadar Tempat Rapat, Kini Jadi Ruang Bisnis Anak MudaBupati Pangkep Bidik Ratusan Ribu Ton Garam, 700 Hektare Lahan Masih Menganggur
Maros

Waspada Penipuan Hipnotis Melalui Telepon: Gadis di Maros Nyaris Jadi Korban

11915
×

Waspada Penipuan Hipnotis Melalui Telepon: Gadis di Maros Nyaris Jadi Korban

Sebarkan artikel ini
Waspada Penipuan Hipnotis Melalui Telepon: Gadis di Maros Nyaris Jadi Korban
ILUSTRASI

MAROS—Warga dihimbau untuk waspada terhadap modus penipuan yang melibatkan teknik hipnotis melalui panggilan telepon. Kasus terbaru melibatkan seorang gadis berinisial AM (19), warga Desa Bonti-Bonti, Kecamatan Bantimurung, Maros, yang hampir menjadi korban tipu daya seorang pria tak dikenal.

Kejadian bermula pada Senin (5/3) sekitar pukul 15.00 WITA, ketika AM menerima panggilan telepon dari nomor asing. Dalam percakapan itu, pria tersebut mengklaim bahwa AM memenangkan hadiah berupa uang tunai sebesar Rp1 juta dan pulsa senilai Rp200.000 dari Telkomsel.

Si penelpon bahkan menyebutkan bahwa hadiah ini diumumkan dalam acara televisi “Dahsyat” di RCTI, untuk memperkuat kredibilitas cerita.

Penelpon kemudian mencoba membujuk AM agar menuju ke ATM dan melakukan transfer uang. Karena AM tidak memiliki kartu ATM, pria tersebut memintanya mencari teman yang bisa membantunya.

Beruntung, sebelum sempat mengikuti arahan itu, AM sadar berkat teguran seorang teman yang menyadari adanya indikasi penipuan.

Kisah ini menyoroti pentingnya kewaspadaan terhadap modus penipuan melalui hipnotis, terutama yang mengatasnamakan pihak-pihak terkenal seperti operator seluler atau program televisi.

Jika menerima panggilan yang mencurigakan, masyarakat diimbau untuk tidak terburu-buru mengikuti instruksi dan sebaiknya berkonsultasi dengan orang terdekat atau pihak berwenang. (*)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com