MAKASSAR—Kepala Dinas Koperasi dan UKM Dr. H. Ashari Fakhsirie Radjamilo, M.Si menghadiri Kunjungan Kerja (Kunker) Komite IV DPD RI yang dipimpin Dra. Hj. Elviana, M.Si di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Gubernur, Senin, 30 Januari 2023.
Kunjungan kerja ini dalam rangka penyusunan Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) Rancangan Undang-Undang tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 1 tahun 2016 tentang Penjaminan.
Pada kesempatan itu, Kepala Dinas Koperasi dan UKM, Ashari Fakhsirie Radjamilo, menyampaikan perkembangan UMKM di Sulsel dalam tiga tahun terakhir yang sangat pesat.
“Hari ini DPD RI melalui Komite 4 melakukan Kunker di Sulsel, jadi salah satu yang dijadikan konsen terkait umkm, Kami sampaikan bahwa umkm di sulsel sangat luar biasa berkembang, Data dalam tiga tahun terakhir sekarang mencapai 1.540.000 umkm kita di Sulsel,” kata Ashari.
Dikatakan, salah satu program Gubernur Sulsel adalah UMKM naik kelas. “Salah satu lagi program bapak Gubernur adalah bagaimana umkm naik kelas yang misalanya dulu mikro. Tahun ini harus naik kecil, tahun depan harus menengah. Begitu juga pemasarannya kalau dulu lokal pasarnya. Tahun ini harus dipasar nasional dan yang umkm harus umkm ekspor,” jelasnya.
Mantan PJ Sekda Provinsi Sulawesi Selatan ini menambahkan, saat ini Pemerintah Provinsi Sulsel telah membangun res area di Kabupaten Jeneponto dan Sidrap.
“Di Jeneponto dan Sidrap ada rest area semua yang akan mengisi tenat adalah pelaku UMKM di dua daerah setempat. Dengan mengedepankan kearifan lokal, apapun yang di jual adalah ciri khas contoh di Sidrap ada Cawiwi dan Paleko, di Jeneponto ada Gantala Jarang, ada Coto kuda,” pungkasnya. (*)














