PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Remaja Tewas Usai Tawuran Tallo, Polisi Akui Lepaskan Tembakan • UMKM Sudah Berizin, Tapi Masih Dipungut, ABDSI Soroti Celah Tata Kelola Ruang Publik • Jalan Aroepala Kembali Dibuka, Akses Gowa-Makassar Kini Lancar • Training Jurnalistik HMPS JI IAIN Parepare Bekali Maba Hadapi Dunia Pers • Kisah Mahasiswa Makassar Jadi Ojol Maxim Untuk Biayai Kuliah • Ketika Media Online Menjadi Ruang Bullying bagi Mahasiswa • PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Remaja Tewas Usai Tawuran Tallo, Polisi Akui Lepaskan Tembakan • UMKM Sudah Berizin, Tapi Masih Dipungut, ABDSI Soroti Celah Tata Kelola Ruang Publik • Jalan Aroepala Kembali Dibuka, Akses Gowa-Makassar Kini Lancar • Training Jurnalistik HMPS JI IAIN Parepare Bekali Maba Hadapi Dunia Pers • Kisah Mahasiswa Makassar Jadi Ojol Maxim Untuk Biayai Kuliah • Ketika Media Online Menjadi Ruang Bullying bagi Mahasiswa •
Makassar

Kota Makassar Siaga Hadapi El Nino dengan Cadangan Beras dan Monitoring Ketahanan Pangan

676
×

Kota Makassar Siaga Hadapi El Nino dengan Cadangan Beras dan Monitoring Ketahanan Pangan

Sebarkan artikel ini
Mahyuddin, Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Makassar
Mahyuddin, Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Makassar.

MAKASSAR—Pemerintah Kota Makassar telah mengantisipasi potensi kerawanan pangan akibat dampak El Nino dengan menyiapkan cadangan beras sebanyak 37 ton. Cadangan ini bertujuan untuk menjaga stabilitas pasokan dan mengatasi situasi darurat.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Makassar, Mahyuddin, kepada mediasulsel.com, Selasa (15/8/2023) mengungkapkan bahwa cadangan beras ini dapat diambil dari Badan Urusan Logistik (Bulog) jika terjadi kondisi darurat.

Mahyuddin juga menjelaskan bahwa saat ini ketersediaan komoditas pangan strategis bagi masyarakat Makassar berada dalam kondisi aman. Stok beras secara keseluruhan mencapai 900 ton, yang dianggap cukup untuk memenuhi kebutuhan selama tiga bulan ke depan, mengingat kebutuhan hanya sekitar 300 ton.

“Penting untuk dicatat bahwa sebagian besar komoditas pangan di Makassar berasal dari luar daerah. Oleh karena itu, pemerintah kota terus berupaya memastikan kelancaran distribusi dan meminimalkan kemungkinan terhambatnya pasokan. Pemerintah juga memantau situasi distribusi di pasar-pasar Makassar selama periode El Nino. Jika ada laporan tentang kendala distribusi, langkah-langkah koordinasi akan diambil dengan para pemasok guna mengatasi masalah tersebut,” tegas Mahyuddin.

Mahyuddin menegaskan bahwa pihaknya akan mengambil langkah-langkah kebijakan yang diperlukan untuk menjaga ketahanan pangan jika terjadi kendala dalam distribusi akibat dampak El Nino. (*/R077)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com