JENEPONTO—Sebanyak 75 anak pelajar siswa-siswi mengikuti pembukaan pemusatan latihan Pasukan Pengibar Bendera Sang Saka Merah Putih tahun 2025, di Tribun Lapangan Parang Passamaturukang Jeneponto, Sabtu (2/8/2025).
75 pelajar yang akan mengikuti pemusatan latihan ini berasal dari berbagai sekolah lanjutan atas seperti SMA, SMK, dan MAN dan sederajat yang ada di Kabupaten Jeneponto, yang mana tempat pemusatan latihan di Penginapan Putri Solo depan Lapangan Parang Passamaturukang.
Kepala Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Jeneponto, Syarbini Mattewakkang mengungkapkan, dari beberapa tahapan seleksi perekrutan Paskibraka yang telah dilaksanakan telah melahirkan 75 Paskibraka tingkat Kabupaten Jeneponto dan 4 Paskibraka tingkat Sulawesi Selatan.
“Dari berbagai tahapan seleksi yang menjadi kewenangan pusat ketika kita menginput semua nilai-nilainya terakumulasi dan pada saat ini kita lihat ada 75 peserta tingkat Kabupaten Jeneponto dan 4 peserta tingkat Provinsi Sulawesi Selatan,” jelas Syarbini Mattewakkang.
Lanjut Syarbini Mattewakkang, dari 81 sekolah yang mengirimkan siswanya untuk mengikuti tahapan seleksi, hanya 15 sekolah berhasil mengirimkan siswanya untuk mengikuti pelatihan Paskibraka, sebelumnya terjaring 265 calon peserta.
Sementara, Sekda Muh. Arifin Nur mewakili Bupati Jeneponto menyampaikan, Paskibraka bukan sekedar pasukan pengibar bendera akan tetapi putra-putri terbaik daerah yang telah terpilih melalui proses seleksi yang ketat dan obyektif.
“Kalian adalah simbol generasi muda yang sangat diharapkan menjadi pemimpin masa depan tangguh, berkarakter, dan cinta tanah air. Melalui pelatihan ini, kalian akan ditempa tidak hanya secara fisik tetapi mental dan ideologis nilai-nilai kebangsaan, jiwa korsa dan gotong royong harus betul-betul tertanam dalam diri kalian,” kata Sekda Muh. Arifin Nur.
“Oleh karena itu, saya minta kepada seluruh peserta untuk mengikuti seluruh rangkaian pelatihan dengan sungguh-sungguh, penuh semangat dan rasa tanggung jawab. Kepada para pelatih dan pembina, saya ucapkan terima kasih atas dedikasi dan pengabdiannya, tugas membentuk karakter bukanlah tugas yang ringan, tetapi sangat mulia,” ungkapnya. (*)














