PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Bupati Paris Yasir Resmi Luncurkan Layanan Lumpur Tinja Terjadwal di JenepontoKementan Siapkan 2 Juta Hektare untuk Bioetanol, Target 8 Juta Lapangan KerjaUpaya Mengentaskan Kemiskinan Tak Kunjung MenuntaskanDisperkim Makassar Dorong Warga Wujudkan Rumah Sehat hingga Tingkat RTCegah LGBTQ Melalui Kurikulum Sekolah, Solusi Problematik?KPK Kembali OTT Kepala Daerah, Bupati Bolmut DiamankanPEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Bupati Paris Yasir Resmi Luncurkan Layanan Lumpur Tinja Terjadwal di JenepontoKementan Siapkan 2 Juta Hektare untuk Bioetanol, Target 8 Juta Lapangan KerjaUpaya Mengentaskan Kemiskinan Tak Kunjung MenuntaskanDisperkim Makassar Dorong Warga Wujudkan Rumah Sehat hingga Tingkat RTCegah LGBTQ Melalui Kurikulum Sekolah, Solusi Problematik?KPK Kembali OTT Kepala Daerah, Bupati Bolmut Diamankan
News

Polisi Indonesia Tewaskan 6 Orang Militan di Jawa Timur

654
×

Polisi Indonesia Tewaskan 6 Orang Militan di Jawa Timur

Sebarkan artikel ini

MEDIASULSEL.com,- Polisi Indonesia mengatakan mereka menewaskan enam orang yang dicurigai militan dalam tembak-menembak yang terjadi setelah serangan yang gagal di Jawa Timur.

Juru bicara Polri, Martinus Sitompul, mengatakan militan itu terpojok hari Sabtu (8/4) di sebuah desa kabupaten Tuban setelah berusaha membunuh seorang polisi yang patroli di jalan yang ramai di daerah itu.

Ia mengatakan keenam militan menyulut tembak menembak dengan melemparkan bom ke polisi.

Hari sebelumnya, polisi kontra-terorisme menangkap tiga orang tersangka militan yang berencana menyerang kantor polisi di Jawa Timur.

Indonesia yang mayoritas Muslim telah melakukan penindakan yang terus-menerus terhadap militan sejak pemboman di Bali tahun 2002 oleh kaum radikal yang terkait dengan al-Qaida yang menewaskan 202 orang. Ancaman baru telah muncul dalam beberapa tahun ini dari simpatisan ISIS. (voa/4ld)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com