MAKASSAR—Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Makassar menyatakan kesiapan penuh dalam mendukung pelaksanaan Indonesia Gastrodiplomacy Series (IGS) Diplomatic Tour Makassar 2026 yang akan menghadirkan delegasi dari puluhan negara.
Kepala DPMPTSP Kota Makassar, Muhammad Mario Said, mengatakan pihaknya siap berperan aktif dalam mempromosikan peluang investasi sekaligus memperkuat citra Makassar sebagai kota yang ramah bagi investor.
Hal tersebut disampaikan usai menghadiri rapat koordinasi lintas perangkat daerah yang dipimpin Sekretaris Daerah Kota Makassar, Andi Zulkifly Nanda, di ruang rapat Sekretaris Daerah, Rabu (11/3/2026).
Menurut Mario Said, IGS Diplomatic Tour merupakan momentum strategis bagi pemerintah daerah untuk memperkenalkan potensi ekonomi daerah kepada dunia internasional, tidak hanya melalui kekayaan kuliner tetapi juga peluang investasi di berbagai sektor.
“Semangat kami adalah memberikan kemudahan bagi masyarakat dan pelaku usaha. Makassar harus menjadi kota yang ramah investasi, dan itu dimulai dari pelayanan yang cepat, mudah, dan transparan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, DPMPTSP tidak hanya menjalankan fungsi pelayanan perizinan, tetapi juga berperan sebagai fasilitator investasi yang menjembatani dunia usaha dengan pemerintah daerah.
Dalam mendukung agenda internasional tersebut, pihaknya telah menyiapkan sejumlah strategi optimalisasi, di antaranya penguatan promosi investasi, penyusunan peta potensi investasi daerah, optimalisasi layanan perizinan berbasis Online Single Submission (OSS), serta peningkatan sinergi dengan perangkat daerah terkait.
IGS Diplomatic Tour Makassar 2026 rencananya akan melibatkan delegasi dari 31 negara anggota Organisasi Kerja Sama Islam (OKI). Kegiatan ini diharapkan menjadi ajang promosi daerah sekaligus memperkenalkan kuliner khas Sulawesi Selatan kepada dunia internasional.
Selain itu, kegiatan tersebut juga diharapkan mampu memperkuat tren positif investasi di Kota Makassar. Berdasarkan data DPMPTSP, realisasi investasi di Makassar pada tahun 2025 mencapai sekitar Rp5,2 triliun, meningkat signifikan dibandingkan tahun 2024 yang berada di kisaran Rp3,4 triliun.
Melalui momentum gastrodiplomasi ini, DPMPTSP Makassar optimistis promosi potensi daerah dapat menjangkau pasar internasional sekaligus membuka peluang kerja sama investasi yang lebih luas bagi pembangunan kota. (R077)














