PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Dituding Ambil Bibit Jagung dan Herbisida, Syamsudin Malik Beri Klarifikasi • Dandenpom XIV/4 Makassar Klarifikasi Isu Mutasi, Puspomad Belum Keluarkan Keputusan • Pantau Kabut Asap di BMKG, Appi Siapkan Makassar Hadapi Musim Hujan • Andi Amar Ajak Mahasiswa UNCAPI Bone Perangi Narkoba dan Judi Online • DPMPTSP Makassar Awasi Perizinan Dua Perusahaan dalam Sehari • Jalan Sehat Anti Mager Sulsel Digelar 18 Oktober, Ada Hadiah Umrah dan Motor Listrik • PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Dituding Ambil Bibit Jagung dan Herbisida, Syamsudin Malik Beri Klarifikasi • Dandenpom XIV/4 Makassar Klarifikasi Isu Mutasi, Puspomad Belum Keluarkan Keputusan • Pantau Kabut Asap di BMKG, Appi Siapkan Makassar Hadapi Musim Hujan • Andi Amar Ajak Mahasiswa UNCAPI Bone Perangi Narkoba dan Judi Online • DPMPTSP Makassar Awasi Perizinan Dua Perusahaan dalam Sehari • Jalan Sehat Anti Mager Sulsel Digelar 18 Oktober, Ada Hadiah Umrah dan Motor Listrik •
Toraja Utara

Pariwisata Jadi Tumpuan, Musrenbang Toraja Utara Soroti Lemahnya Promosi dan Akses

229
×

Pariwisata Jadi Tumpuan, Musrenbang Toraja Utara Soroti Lemahnya Promosi dan Akses

Sebarkan artikel ini
Pariwisata Jadi Tumpuan, Musrenbang Toraja Utara Soroti Lemahnya Promosi dan Akses
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Toraja Utara, Mansyur Madjang, S.Si, M.Si menyampaikan pandangan terkait penguatan destinasi wisata berbasis desa serta potensi pengembangan sektor pariwisata dan komoditas kopi Toraja dalam forum Musrenbang RKPD 2027.(Foto: Anny Marimbunna)

TORAJA UTARA—Forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Kabupaten Toraja Utara 2027 menyoroti sejumlah persoalan krusial, mulai dari lemahnya promosi destinasi hingga keterbatasan akses transportasi yang dinilai menghambat pengembangan pariwisata sebagai sektor andalan daerah, Selasa (31/3/2026).

Dalam forum yang digelar di Gedung Pola Kantor Bupati Toraja Utara itu, berbagai pemangku kepentingan sepakat bahwa sektor pariwisata dan ekonomi kreatif masih menjadi tulang punggung pembangunan daerah, namun membutuhkan penguatan strategi yang lebih terintegrasi.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Toraja Utara, Mansyur Madjang, mengungkapkan bahwa pengembangan destinasi wisata saat ini belum optimal, terutama potensi wisata berbasis desa yang masih terbatas pada skala lokal dan minim promosi.

Menurutnya, kekuatan utama pariwisata Toraja Utara masih bertumpu pada wisata pegunungan dan budaya adat. Karena itu, diperlukan dukungan kebijakan yang mampu meningkatkan daya tarik dan memperluas jangkauan kunjungan wisatawan.

Selain pariwisata, komoditas kopi Toraja juga menjadi sorotan. Mansyur menyebut branding kopi Toraja justru lebih banyak dimanfaatkan di luar daerah, meskipun sumber bahan bakunya berasal dari wilayah Toraja.

Ia mendorong adanya peremajaan tanaman kopi yang tidak produktif serta penguatan tenaga kerja sektor informal agar tetap memiliki daya saing dan sumber penghidupan di daerah.

Sementara itu, Ketua FKUB Toraja Utara, Pdt. Musa Salusu, menekankan pentingnya konektivitas wilayah, khususnya akses transportasi udara, sebagai faktor kunci dalam mendukung sektor pariwisata.

Ia menilai kerja sama lintas daerah perlu dioptimalkan mengingat waktu tempuh jalur darat menuju Toraja yang masih berkisar 8 hingga 9 jam.

Anggota DPRD Toraja Utara, A. Palino Popang, menegaskan bahwa pariwisata merupakan sektor utama dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), mengingat Toraja Utara tidak memiliki sektor tambang maupun industri besar.

“Penguatan promosi, pengelolaan destinasi, dan inovasi pariwisata menjadi kunci pertumbuhan ekonomi daerah,” ujarnya.

Musrenbang RKPD ini menjadi forum strategis dalam merumuskan arah pembangunan Toraja Utara tahun 2027, dengan fokus pada penguatan pariwisata dan ekonomi kreatif agar berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.

Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Toraja Utara Frederik Victor Palimbong, Sekda Salvius Pasang, Ketua DPRD Hermin S. Matandung, dan beberapa anggota, Forkopimda, serta berbagai unsur pemerintah, dunia usaha, dan organisasi masyarakat. (4nny)

Pariwisata Jadi Tumpuan, Musrenbang Toraja Utara Soroti Lemahnya Promosi dan Akses
Suasana Musrenbang RKPD Kabupaten Toraja Utara tahun 2027 yang berlangsung di Gedung Pola Kantor Bupati Toraja Utara, Selasa (31/3/2026). Forum ini menjadi ruang penyelarasan usulan lintas sektor dalam merumuskan arah pembangunan daerah.(Foto: Anny Marimbunna)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com