MAKASSAR—Kejuaraan Nasional Karate Piala Ketua Umum PB FORKI IV Tahun 2026 yang berlangsung di GOR CTRA Arena, Bandung, pada 9–12 Mei 2026 menjadi panggung prestasi bagi karateka Sulawesi Selatan. Tim Gojukai Bukit Baruga yang tergabung dalam kontingen FORKI Sulsel sukses membawa pulang medali emas, perak, dan perunggu.
Ajang nasional bergengsi tersebut diikuti lebih dari 1.100 atlet dari seluruh Indonesia. Sebanyak 23 kontingen perguruan dan 32 kontingen FORKI provinsi ambil bagian dalam kejuaraan yang berlangsung meriah itu. Jawa Barat tercatat sebagai daerah dengan peserta terbanyak, disusul DKI Jakarta dan Sulawesi Selatan.
Chief instructor Gojukai Bukit Baruga, Dhihan Ismail Aktip, kepada mediasulsel.com Jumat (15/5/2026) menjelaskan, bahwa dalam kompetisi tersebut, Gojukai Bukit Baruga mengirimkan sembilan atlet yang tampil di berbagai kategori. Hasilnya, para karateka Sulsel mampu menembus podium pada nomor kata perorangan maupun beregu.
Medali emas diraih Zahadiah Al Muhammadi pada kategori Kadet Kata Perorangan Putri. Emas lainnya dipersembahkan Tim Sulawesi Selatan pada nomor Senior Kata Beregu Putra yang diperkuat Andi Dasril Darmawan, Andi Tomy Aditya, dan Albiadi.
Sementara medali perak diraih Tim Sulawesi Selatan pada kategori Kadet-Junior Kata Beregu Putri melalui Shahia Putri Anindya, Nadia Putri Salsabilah Huda, dan Andi Ruby Latifah Muslim.
Adapun medali perunggu disumbangkan Tim Sulawesi Selatan pada nomor Kadet-Junior Kata Beregu Putra yang diperkuat Andi Mustafa Uwais Alqarani Ah, Ahmadinejad Hasan, dan Muhammad Zaki Yanur.
Ketua Umum PB FORKI, Hadi Tjahjanto, mengapresiasi seluruh perguruan karate dan pengurus FORKI provinsi yang telah mengirimkan atlet terbaiknya dalam kejuaraan nasional tersebut.
Menurut Hadi, Kejurnas Karate PB FORKI bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga menjadi sarana pembinaan karakter, kedisiplinan, dan pencarian bibit atlet potensial Indonesia untuk menghadapi berbagai event internasional pada 2026.
Prestasi karateka Gojukai Bukit Baruga ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi Sulawesi Selatan. Capaian tersebut sekaligus menunjukkan pembinaan atlet karate di daerah berjalan konsisten, mulai dari usia dini hingga level senior.(Ag4ys)













