PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • Selamat Memperingati Hari Listrik Nasional ke-81, 27 Oktober 2026, dan Hari Sumpah Pemuda ke-98, 28 Oktober 2026. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • FEB UNUSIA Jalin Kemitraan Akademik dengan IKAKAS Mesir • Ada PLTU dan PLTB, Warga Jeneponto Masih Keluhkan Mati Lampu • Mengais Rupiah dari Darah Menstruasi: Ironi Pajak Sanitasi yang Tak Kunjung Usai • ASICS Football Draft Combine 2026 Digelar di Makassar, 3 Pemain Bakal Dikirim ke Jepang • Dukung PLTS 100 GWp, Kemnaker Fasilitasi Sertifikasi 60 Calon Asesor • Puluhan Ribu Balita Terserang ISPA Akibat Karhutla, di Mana Tanggung Jawab Negara? • PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • Selamat Memperingati Hari Listrik Nasional ke-81, 27 Oktober 2026, dan Hari Sumpah Pemuda ke-98, 28 Oktober 2026. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • FEB UNUSIA Jalin Kemitraan Akademik dengan IKAKAS Mesir • Ada PLTU dan PLTB, Warga Jeneponto Masih Keluhkan Mati Lampu • Mengais Rupiah dari Darah Menstruasi: Ironi Pajak Sanitasi yang Tak Kunjung Usai • ASICS Football Draft Combine 2026 Digelar di Makassar, 3 Pemain Bakal Dikirim ke Jepang • Dukung PLTS 100 GWp, Kemnaker Fasilitasi Sertifikasi 60 Calon Asesor • Puluhan Ribu Balita Terserang ISPA Akibat Karhutla, di Mana Tanggung Jawab Negara? •
Pangkep

Bupati Pangkep Raih Satyalancana Wira Karya, Pengelolaan Sektor Kelautan dan Perikanan Dapat Pengakuan Negara

242
×

Bupati Pangkep Raih Satyalancana Wira Karya, Pengelolaan Sektor Kelautan dan Perikanan Dapat Pengakuan Negara

Sebarkan artikel ini
Bupati Pangkep Raih Satyalancana Wira Karya, Pengelolaan Sektor Kelautan dan Perikanan Dapat Pengakuan Negara
Bupati Pangkep, Muhammad Yusran Lalogau, menerima tanda kehormatan Satyalancana Wira Karya dari Presiden Prabowo Subianto. Penghargaan tersebut diserahkan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dalam acara yang berlangsung di Kantor Kementerian Dalam Negeri, Jakarta Pusat, Senin (1/6/2026).

PANGKEP—Upaya Pemerintah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) dalam mengembangkan sektor kelautan dan perikanan mendapat pengakuan di tingkat nasional. Bupati Pangkep, Muhammad Yusran Lalogau, menerima tanda kehormatan Satyalancana Wira Karya dari Presiden Prabowo Subianto.

Penghargaan tersebut diserahkan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dalam acara yang berlangsung di Kantor Kementerian Dalam Negeri, Jakarta Pusat, Senin (1/6/2026).

Penghargaan itu diberikan atas kontribusi dan capaian Pemerintah Kabupaten Pangkep dalam pengelolaan, pengembangan, dan pembangunan sektor kelautan serta perikanan yang dinilai memberikan dampak bagi masyarakat.

“Terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto. Penghargaan ini diserahkan langsung oleh Menteri Dalam Negeri Bapak Tito Karnavian,” kata Yusran.

Menurutnya, penghargaan tersebut menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kinerja pemerintah daerah, khususnya dalam mengoptimalkan potensi sumber daya kelautan dan perikanan yang dimiliki Kabupaten Pangkep.

Daerah yang dikenal memiliki wilayah kepulauan luas itu memang menyimpan potensi besar di sektor perikanan tangkap maupun budidaya. Selama beberapa tahun terakhir, pemerintah daerah terus mendorong berbagai program peningkatan produksi guna memperkuat sektor ekonomi masyarakat pesisir.

Yusran menuturkan, Pangkep pernah menjadi salah satu daerah penghasil utama ikan bandeng dan udang di Sulawesi Selatan. Potensi tersebut kini kembali didorong melalui berbagai inovasi dan penyesuaian dengan perkembangan teknologi perikanan.

“Potensi ini terus kami kembangkan agar mampu meningkatkan produksi dan pada akhirnya berdampak pada kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Selain Yusran, sejumlah kepala daerah dan pejabat lainnya juga menerima penghargaan yang sama, di antaranya Gubernur Herman Deru, Gubernur Ansar Ahmad, Gubernur Sugianto Sabran, Bupati Eisti’anah, Wali Kota Andrei Angouw, serta Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Jawa Timur, Muhammad Isa Anshori.

Satyalancana Wira Karya merupakan salah satu tanda kehormatan negara yang diberikan kepada individu yang dinilai memiliki jasa besar melalui karya dan pengabdiannya bagi bangsa dan negara. Penghargaan tersebut diberikan berdasarkan penilaian atas kontribusi nyata yang berdampak luas bagi masyarakat dan dapat menjadi teladan.

Dalam regulasi pemerintah, penghargaan ini tidak diberikan berdasarkan jabatan semata, melainkan atas capaian, inovasi, dan hasil kerja yang terbukti memberikan manfaat bagi pembangunan nasional maupun daerah. (M4d)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com