PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Polda Sulsel Bekuk 17 Tersangka Penimbun BBM BersubsidiBBM Langka di Jeneponto, Paris Yasir Minta OPD Tidak Hanya Andalkan LaporanPerang Kelompok Berulang, Aditarina-Bitowa Lama Sepakat BerdamaiBPKP Turun ke Bone, Penyidikan Dugaan Korupsi PDAM Masuk Babak SeriusSurat DPP NasDem Sudah di DPRD Jeneponto, Pergantian Ketua Tinggal Tunggu ParipurnaPlt. Camat Manggala Turun Tangan Redam Bentrokan, Anak Sekolah Jadi PerhatianPEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Polda Sulsel Bekuk 17 Tersangka Penimbun BBM BersubsidiBBM Langka di Jeneponto, Paris Yasir Minta OPD Tidak Hanya Andalkan LaporanPerang Kelompok Berulang, Aditarina-Bitowa Lama Sepakat BerdamaiBPKP Turun ke Bone, Penyidikan Dugaan Korupsi PDAM Masuk Babak SeriusSurat DPP NasDem Sudah di DPRD Jeneponto, Pergantian Ketua Tinggal Tunggu ParipurnaPlt. Camat Manggala Turun Tangan Redam Bentrokan, Anak Sekolah Jadi Perhatian
Sulsel

Heboh Anggaran Jamuan Rp12 Miliar, Pemprov Sulsel Bantah untuk Pesta ‘Bintang Lima’

174
×

Heboh Anggaran Jamuan Rp12 Miliar, Pemprov Sulsel Bantah untuk Pesta ‘Bintang Lima’

Sebarkan artikel ini
kabag Umum Pemprov
Kepala Biro Umum Setda Sulsel, H. Suhartono Nurdin

MAKASSAR — Sorotan publik terhadap anggaran jamuan makan dan minum Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan yang mencapai sekitar Rp12 miliar akhirnya mendapat penjelasan resmi. Angka fantastis yang ramai dikaitkan dengan jamuan berkonsep “bintang lima” itu disebut tidak mencerminkan fakta penggunaan anggaran yang sebenarnya.

Kepala Biro Umum Setda Sulsel, H. Suhartono Nurdin, Rabu (10/6/2026) menegaskan bahwa nilai Rp12 miliar tersebut merupakan pagu kebutuhan selama satu tahun anggaran, bukan biaya untuk satu kegiatan atau satu agenda tertentu sebagaimana berkembang di tengah masyarakat.

Menurutnya, persepsi yang muncul seolah-olah pemerintah menghabiskan miliaran rupiah untuk kegiatan seremonial lahir karena informasi yang beredar hanya melihat angka tanpa memahami peruntukan anggaran secara menyeluruh.

“Angka itu merupakan akumulasi kebutuhan sepanjang tahun untuk mendukung berbagai kegiatan pemerintahan. Jadi bukan untuk satu acara dan bukan pula untuk jamuan mewah seperti yang dipersepsikan,” kata Suhartono.

Ia menjelaskan, anggaran tersebut digunakan untuk mendukung berbagai aktivitas pemerintahan, mulai dari rapat koordinasi, penerimaan tamu resmi, forum konsultasi publik, hingga pertemuan lintas perangkat daerah yang melibatkan banyak pihak dalam mendukung pelayanan kepada masyarakat.

Tak hanya untuk kebutuhan internal birokrasi, anggaran itu juga disebut mengakomodasi berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat. Pemprov Sulsel, kata dia, kerap memberikan fasilitasi konsumsi bagi organisasi kemasyarakatan, organisasi profesi, lembaga sosial, hingga forum kemitraan yang mendukung program pembangunan daerah.

Karena itu, Suhartono menilai pelabelan anggaran tersebut sebagai jamuan “bintang lima” berpotensi menyesatkan opini publik. Ia menegaskan seluruh penggunaan anggaran tetap mengacu pada standar biaya yang telah ditetapkan serta berada dalam mekanisme pengawasan dan pertanggungjawaban yang ketat.

“Penggunaannya mengikuti aturan yang berlaku dan seluruh prosesnya dapat dipertanggungjawabkan. Ini bukan anggaran untuk pesta atau kemewahan,” tegasnya.

Pemprov Sulsel pun berharap masyarakat melihat data anggaran secara utuh agar polemik yang berkembang tidak menggiring opini yang keliru terhadap kebutuhan operasional pemerintahan dan pelayanan publik yang dijalankan sepanjang tahun. (Y5l/Ag4ys)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com