JENEPONTO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jeneponto memberikan penghargaan kepada kafilah yang telah mewakili daerah pada Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXIV Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2026.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung Bupati Jeneponto, Paris Yasir, usai pelaksanaan upacara di Lapangan Kantor Bupati Jeneponto, Senin (22/6/2026).
Apresiasi diberikan sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi, kerja keras, dan semangat para peserta yang telah membawa nama Kabupaten Jeneponto dalam ajang MTQ tingkat provinsi.
Momentum tersebut menjadi perhatian tersendiri karena menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pembinaan generasi muda di bidang keagamaan sekaligus mendorong lahirnya generasi Qurani yang berprestasi.
Dalam kesempatan itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Jeneponto, M. Basuki Baharuddin, yang bertindak sebagai Inspektur Upacara, mengingatkan pentingnya disiplin, integritas, dan profesionalisme bagi seluruh aparatur pemerintah.
Ia meminta seluruh jajaran Pemkab Jeneponto terus meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperkuat koordinasi antarperangkat daerah, serta menjaga semangat pengabdian dalam mendukung pembangunan daerah.
“Seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Jeneponto agar terus meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperkuat koordinasi antar perangkat daerah, serta menjaga semangat pengabdian dalam mendukung pembangunan daerah,” ujar Basuki.
Selain menjadi ajang pemberian penghargaan kepada kafilah MTQ, upacara tersebut juga dimanfaatkan sebagai momentum penguatan komitmen aparatur sipil negara dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Hadir dalam kegiatan tersebut Pj Sekretaris Daerah Jeneponto Aspa Muji, para staf ahli bupati, asisten Setda, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), Aparatur Sipil Negara (ASN), serta Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) lingkup Pemkab Jeneponto.
Pemkab Jeneponto berharap penghargaan yang diberikan kepada para peserta MTQ dapat menjadi motivasi untuk terus meningkatkan prestasi, sekaligus mendorong lebih banyak generasi muda mengembangkan potensi di bidang keagamaan dan Al-Qur’an. (5353)













