MAKASSAR – Tak banyak orang bisa lakukan, itu mungkin penggalan kalimat yang layak dilontarkan untuk seorang Mohammad Ramdhan ‘Danny’ Pomanto, yang dalam 3 tahun masa kepemimpinannya sebagai Wali Kota Makassar terbukti berhasil mengangkat gengsi kota yang dipimpinnya, dengan meraup 121 penghargaan bergengsi baik skala nasional maupun internasional.
Dari sejumlah penghargaan yang diraihnya tersebut, diantara tercatat sebagai penghargaan yang merupakan sejarah baru sepanjang pemerintahan Kota Makassar, karenahanya di era Danny-lah hal itu baru bisa diwujudkan.
Beberapa penghargaan yang tercatat sebagai sejarah baru tersebut antara lain, pencapaian Opini Wajar Tanpa Pengecualiaan (WTP) yang dikeluarkan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) telah dianugerahkan ke Kota Makassar, bahkan sebanyak dua kali berturut-turut, yaitu tahun 2015 dan 2016. Padahal, sejak dicetuskannya WTP puluhan tahun lalu, Makassar belum pernah meraih predikat tersebut.
Bagi Danny, upaya perolehan pencapaian WTP 2016 merupakan yang paling berat bagi Pemkot Makassar.
“Saya katakan berat, karena tim yang diturunkan pada penilaian tahun ini adalah orang-orang yang detail, tapi meskipun berat, kerja keras dan kesadaran yang tinggi dari teman-teman di Pemkot Makassar, akhirnya berhasil meraih WTP 2016,” pungkasnya.
Selain itu, di balik ide kreatif Danny, ia juga berhasil membawa kota berjuluk Anging Mammiri ini memperoleh piala Adipura hingga tiga kali berturut, yaitu pada tahun 2015, 2016, dan 2017, ditambah piala Adipura ASEAN.
Penghargaan lainnya, di antaranya yakni Wahana Tata Nugraha (WTN) 2016, Pembina Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K-3) terbaik tingkat Nasional 2016, penghargaan tertinggi bidang Pencegahan Kebakaran 2016, Penghargaan Government Awards Sindoweekly bidang infrastruktur 2016 , penghargaan nasional dari Kementerian Dalam Negeri atas prestasi kinerja dengan predikat sangat tinggi nasional dalam Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah, yang disahkan oleh Dirjen Otonomi Daerah 2016.
Selanjutnya, National Sanitation Award 2016, kepala daerah terbaik 2017, Open Gov Award Singapore 2017, top 40 inovasi publik 2016, 2017, kota sehat 2016, LPPD (penyelenggaraan pemerintahan terbaik) 2016, 2017, best communicator kategori wali kota 2017, serta mayor of the year dari gov insider 2017.
“Penghargaan bukanlah tujuan utama, namun setidaknya hal itu membuktikan bahwa apa yang kita lakukan telah di jalur yang tepat (on the right track),” kuncinya. (*/464ys)













