PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Awal Chairuddin Resmi Pimpin Polda Sulsel, Djuhandhani Pamit Setelah 11 Bulan Bertugas di Sulsel • Warga Terdampak Gempa NTT Dapat 78 Paket Pelatihan Vokasi • Antisipasi Banjir, Lurah Bontoa dan Warga Bersihkan Saluran Air • Tarakan Belajar PAUD HI ke Makassar, Tiru Praktik Kota Layak Anak • Nilai Siswa Jangan Berhenti di Rapor, Guru Gowa Diajak Baca Data untuk Bongkar Masalah Pembelajaran • Kasus 600 Zak Pupuk Subsidi di Bone, Belum Ada Tersangka • PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Awal Chairuddin Resmi Pimpin Polda Sulsel, Djuhandhani Pamit Setelah 11 Bulan Bertugas di Sulsel • Warga Terdampak Gempa NTT Dapat 78 Paket Pelatihan Vokasi • Antisipasi Banjir, Lurah Bontoa dan Warga Bersihkan Saluran Air • Tarakan Belajar PAUD HI ke Makassar, Tiru Praktik Kota Layak Anak • Nilai Siswa Jangan Berhenti di Rapor, Guru Gowa Diajak Baca Data untuk Bongkar Masalah Pembelajaran • Kasus 600 Zak Pupuk Subsidi di Bone, Belum Ada Tersangka •
Kriminal

Pos Lantas Polisi Diserang, Pelaku Acungkan Pisau

355
×

Pos Lantas Polisi Diserang, Pelaku Acungkan Pisau

Sebarkan artikel ini

WONOSOBO – Seorang menerobos masuk ke Pos Polisi di Plaza Wonosobo, Jawa Tengah dengan bersenjatakan pisau, Selasa 14 November 2017.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 14.15 WIB, saat para anggota Satlantas sedang berjaga di dalam pos. Pelaku berinisial DK berteriak-teriak sambil mengacung-acungkan pisau yang dibawanya.

Kapolres Wonosobo AKBP Muhammad Ridwan, membenarkan penyerangan pelaku tersebut.

“Tidak ada yang terluka. Pelaku berteriak-teriak meminta helm sambil mengacungkan sebilah pisau yang dibawanya. Setelah diberi helm sembarang oleh salah seorang petugas, pelaku kemudian pergi,” kata Kapolres.

Pelaku akhirnya ditangkap Petugas Satreskrim dan Satlantas Polres Wonosobo di Depan Hotel Surya Asia Wonosobo tanpa perlawanan.

“Pelaku sekarang diamankan di Mapolres Wonosobo untuk dilakukan penyidikan,” kata Muhammad Ridwan.

Ridwan mengatakan, motif penyerangan tersebut pelaku diduga mengalami gangguan kejiwaan.

“Kami telah mendatangi tempat tinggalnya dan memeriksa beberapa orang saksi. Mereka menyatakan yang bersangkutan gila. Bahkan dari pihak keluarga juga membenarkan dan menyatakan pelaku ini pernah dirawat di RSJ Magelang,” katanya.

Dalam kasus itu polisi menyita pisau dapur yang sudah diasah ujungnya, uang senilai Rp 5 ribu dan sebuah helm.

Sementara itu, saat dikonfirmasi adanya kemungkinan motif lain, Kapolres Wonosobo menyatakan sampai saat ini pihaknya tidak menemukan adanya indikasi lain.

“Jadi, untuk permasalahan ini tidak terkait dengan hal lain-lain. Kejadian penyerangan ini murni dilakukan oleh pelaku yang kurang waras. Dan alhamdulillah tidak ada yang terluka dalam kejadian ini baik petugas kami maupun warga yang ada di sekitar lokasi.” tutup Kapolres. [4G4YS/4LD]

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com