PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.KPK Kembali OTT Kepala Daerah, Bupati Bolmut DiamankanBansos Masuk Era Digital, Gus Ipul Kerahkan Tetangga Jadi Mata Data PemerintahKecamatan Manggala Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di BatuaAppi Minta Dunia Pendidikan Makassar Tak Gagap Hadapi Era AI, Karakter Tetap Jadi PeganganManna Coffee House, Jejak Riyan Mengembangkan Kopi Toraja dari Hulu hingga KedaiAndi Sudirman Masih Rahasiakan Calon Pj Sekda Sulsel, Tunggu Jufri Rahman PurnabaktiPEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.KPK Kembali OTT Kepala Daerah, Bupati Bolmut DiamankanBansos Masuk Era Digital, Gus Ipul Kerahkan Tetangga Jadi Mata Data PemerintahKecamatan Manggala Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di BatuaAppi Minta Dunia Pendidikan Makassar Tak Gagap Hadapi Era AI, Karakter Tetap Jadi PeganganManna Coffee House, Jejak Riyan Mengembangkan Kopi Toraja dari Hulu hingga KedaiAndi Sudirman Masih Rahasiakan Calon Pj Sekda Sulsel, Tunggu Jufri Rahman Purnabakti
Makassar

Satpam Perumahan Prima Griya Panakkukang ditemukan Tewas

940
×

Satpam Perumahan Prima Griya Panakkukang ditemukan Tewas

Sebarkan artikel ini

Makassar, Drs. Herman (53) Seorang tenaga pengaman atau yang biasa dikenal dengan sebutan satpam di komplek perumahan Prima Griya Panakkukang, kelurahan Bitowa, kecamatan Manggala, kota Makassar, ditemukan terbujur tewas di kamar mandi Masjid Al Ikhlas, komplek perumahan tersebut, Rabu (11/7) pagi.

Jasad warga Jl. Batua Raya IX, No. 12, kelurahan Batua, kecamatan Manggala tersebut, pertama kali oleh pengurus masjid Al Ikhlas, Anshar (19) yang saat usai mencuci pakaian, Anshar mengaku curika ketika melihat sepasang sandal yang tergeletak di depan kamar mandi, namun tidak terdengar suara-suara dari dalam kamar mandi masjid tersebut.

Kecurigaan itu membawa Anshar untuk memeriksanya, namun ketika membuka pintu dalam kamar mandi yang tidak dalam keadaan terkunci, pintu tidak dapat dibuka secara leluasa, karena terhalang sesuatu, Anshar yang kemudian melongokkan kepalanya mengaku sangat terkejut ketika melihat sesosok tubuh yang mengenakan sarung ,tengkurap tanpa bergerak.

Melihat situasi itu, Anshar segera melaporkan kejadian tersebut kepada warga lainnya, Dg Lolo dan melanjutkan laporan tersebut pada ketua ORW. 06, kelurahan Bitowa, M. Aris (42) yang selanjutnya saksi bersama warga lainnya memeriksa kondisi korban yang ternyata sudah dalam keadaan meninggal dunia dan kaku, lalu atas persetujuan ketua RW, korban dipindahkan ke dalam masjid.

Perumahan Prima Griya Panakkukan 2

M. Aris, menjelaskan, bahwa korban adalah satpam di komplek wilayahnya yang diketahui bertugas jaga malam, namun Aris mengaku tidak memperoleh informasi kapan yang bersangkutan masuk ke dalam kamar mandi.

Berdasarkna informasi yang dilaporkan oleh Babinkamtibmas Kelurahan Bitowa Bripka H. Hamzir, Piket Mako Polsek Manggala di bawah pimpinan Pawas Iptu Lagusu, sekitar jam 11.00 Wita tiba di TKP, dan selanjutnya mengamankan TKP dan memeriksa korban yang dipastikan telah meninggal dunia.

Selang beberapa saat setelah petugas Polsek Manggala berada di TKP, keluarga korban tiba di masjid dan setelah melihat kondisi almarhum, kelurga menyampaikan, bahwa almarhum memiliki riwayat sakit jantung, sehingga menerima dengan ikhlas kepergian almarhum dan merasa tidak perlu dilakukan visum, apalagi tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan ataupun luka di tubuh korban.

Selanjutnya sekitar jam 11.30 wita jenazah korban dibawa kerumah duka atas persetujuan keluarganya menggunakan mobil ambulance milik pemerintah kota Makassar dengan pengawalan Personil Polsek Manggala. (464ys)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com