MAKASSAR – Walikota Makassar Danny Pomanto menghadiri Rapat Koordinasi Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) di Hotel Gammara, Jl. Metro Tanjung, Senin (15/10/2018). Rapat koordinasi ini dirangkaikan dengan pengukuhan pengurus Asosiasi LPM periode 2018-2023.
“Dalam momen ini, saya menaruh harapan besar kepada asosiasi ini agar mampu memimpin trias politika, LPM, RT/ RW, dan penasehat wali kota di kecamatan masing-masing,” kata Danny.
Dijelaskan, Penasehat wali kota memonitor sense of sosial, memperhatikan masalah-masalah sosial.
RT/ RW difokuskan di bidang pelayanan publik, seperti mengurus orang meninggal, pernikahan, dan LPM memberdayakan masyarakat, sehingga berdaya secara ekonomi, sosial, dan SDM.
“Nah artinya, kita ini punya kekuatan trias politika yang luar biasa. Karna kita punya penasehat walikota yang akan memonitor tentang sensor sosial, masalah sosial, trafiking, serta kekerasan rumah tangga dan saya ini sudah bicarakan dengan kepala BNN,” terang Danny.
Lebih lanjut ia menyampaikan, RT/RW akan fokus dipelayanan publik. “Seperti melayani orang sakit, orang kawin,orang meninggal dan biar RT/RW fokus di tugas itu,” ucapnya.
Selain itu, LPM harus menjadi ‘powerman’, dalam memperdayakan masyarakat agar bangkit. Tentunya masyarakat lebih berdaya apakah secara ekonomi, sosial dan SDM.
“Karena beberapa hari saya melihat dan mengevaluasi maka perlu tiga hal ini kita bentuk forum”
“Meskipun masa jabatan saya sisa 8 bulan, tapi ada ide saya tentang sebuah ekonomi kerakyatan, dimana harus ada hadir namanya badan usaha kecamatan,” urainya.
Danny menilai badan usaha kecamatan ini harus mandri dan diputuskan oleh trias politika, yaitu, LPM, RT/RW dan penasehat walikota.
“Saya berharap LPM sebagai orang yang terpilih dari proses RT/RW yang insya Allah diharapkan memimpin trias politika ini. Mudah-mudahan bersesuai dengan UDD,” harap Danny dihadapan peserta rakor.
Danny menegaskan, nantinya trias politika akan menjadi kekuatan besar. Bahwa kekuatan besar Indonesia ini ada di LPM, RT/RW dan Penasehat Walikota.
Terkait Festival F8, Danny menyampaikan, kekuatan besar yang dimaksud tersebut dapat terlihat dari lampu yang begitu indah berasal dari RT/RW dari kelurahan melaui bank sampah.
Hal ini suatu keberhasilan, lanjutnya, semua dalam akumulasi bukan sinergi dan kekuatan akan terakumulasi jika kelembagaan-kelembagaan dibawa atau kelompok itu bekerja kompak.
“Maka saya berharap hadirnya asosiasi merupakan bentuk perkuatan dari LPM yang akan diperkuat lagi oleh RT/RW dan Penasehat Walikota serta PKK, Karang Taruna, Pramuka. Inilah yang di sebut dalam UUD,” tutup Danny Pomanto. [bas/shar]













