PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Bupati Paris Yasir Resmi Luncurkan Layanan Lumpur Tinja Terjadwal di JenepontoKementan Siapkan 2 Juta Hektare untuk Bioetanol, Target 8 Juta Lapangan KerjaUpaya Mengentaskan Kemiskinan Tak Kunjung MenuntaskanDisperkim Makassar Dorong Warga Wujudkan Rumah Sehat hingga Tingkat RTCegah LGBTQ Melalui Kurikulum Sekolah, Solusi Problematik?KPK Kembali OTT Kepala Daerah, Bupati Bolmut DiamankanPEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Bupati Paris Yasir Resmi Luncurkan Layanan Lumpur Tinja Terjadwal di JenepontoKementan Siapkan 2 Juta Hektare untuk Bioetanol, Target 8 Juta Lapangan KerjaUpaya Mengentaskan Kemiskinan Tak Kunjung MenuntaskanDisperkim Makassar Dorong Warga Wujudkan Rumah Sehat hingga Tingkat RTCegah LGBTQ Melalui Kurikulum Sekolah, Solusi Problematik?KPK Kembali OTT Kepala Daerah, Bupati Bolmut Diamankan
News

Gempa Kuat Picu Kepanikan di Sulut dan Maluku Utara

634
×

Gempa Kuat Picu Kepanikan di Sulut dan Maluku Utara

Sebarkan artikel ini
Gempa Kuat Picu Kepanikan di Sulut dan Maluku Utara
Lokasi gempa Manado. (Foto: BMKG, Screengrab)

GEMPA – Gempa bumi yang mengguncang pada Minggu malam (7/7/2019) menyebabkan kepanikan di beberapa wilayah Indonesia timur dan memicu peringatan tsunami yang kemudian dicabut. Menurut kantor berita AP, belum ada laporan mengenai kerusakan besar atau korban jiwa.

Survey Geologi AS mengatakan gempa berkekuatan 6.9 itu terpusat di 185 kilometer sebelah tenggara Manado di Laut Maluku pada kedalaman 24 kilometer.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengatakan peringatan tsunami untuk kawasan Sulawesi Utara dan Maluku Utara dicabut selepas tengah malam, sekitar dua jam setelah gempa mengguncang.

Dikatakan, pihaknya masih mengumpulkan informasi tapi terhambat akibat putusnya komunikasi dengan para pejabat bencana di Maluku Utara.

Sebuah rumah sakit di Manado, Sulawesi Utara, hancur dan para pasiennya dievakuasi, menurut seorang pejabat bencana setempat.

Gempa itu menimbulkan kepanikan di Ternate, dimana penduduk berlarian ke tempat yang lebih tinggi, kata seorang saksi mata kepada AP.

BNPB mengatakan warga di Manado berhamburan keluar rumah karena panik. Dikatakan, penduduk di Sulawesi Utara dan Maluku Utara dianjurkan pulang ke rumah mereka. [voa]

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com