PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Kisah Mahasiswa Makassar Jadi Ojol Maxim Untuk Biayai Kuliah • Ketika Media Online Menjadi Ruang Bullying bagi Mahasiswa • FH Unhas Jadi Fakultas Pertama Susun Skema Sertifikasi Kompetensi • Urgensi Industrialisasi Pangan di Sulawesi Selatan • Seminar Parenting SDIT Cipta Insani Depok Tekankan Pentingnya Kehadiran Orang Tua • Ekonomi Makassar Tumbuh 7,04 Persen, DPRD Soroti Jalan Rusak hingga Layanan RS Daya • PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Kisah Mahasiswa Makassar Jadi Ojol Maxim Untuk Biayai Kuliah • Ketika Media Online Menjadi Ruang Bullying bagi Mahasiswa • FH Unhas Jadi Fakultas Pertama Susun Skema Sertifikasi Kompetensi • Urgensi Industrialisasi Pangan di Sulawesi Selatan • Seminar Parenting SDIT Cipta Insani Depok Tekankan Pentingnya Kehadiran Orang Tua • Ekonomi Makassar Tumbuh 7,04 Persen, DPRD Soroti Jalan Rusak hingga Layanan RS Daya •
News

Inilah Pesan Bengkulu Soal Risalah Pembaharuan Pengkaderan Muhammadiyah

872
×

Inilah Pesan Bengkulu Soal Risalah Pembaharuan Pengkaderan Muhammadiyah

Sebarkan artikel ini
Inilah Pesan Bengkulu Soal Risalah Pembaharuan Pengkaderan Muhammadiyah
Peserta rakornas Majelis Pendidikan Kader (MPK) Pengurus Pusat Muhammadiyah digelar di Bengkulu 7-9 Februari 2020.

BENGKULU – Rapat Koordinasi Nasional Majelis Pendidikan Kader (MPK) Pengurus Pusat Muhammadiyah digelar di Bengkulu 7-9 Februari 2020.

Peserta rakornas yang berasal dari Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Majelis Pendidikan Kader (MPK) se-Indonesia ini.

Menyepakati rekomendasi yang diberi nama Bengkulu Message Risalah Pembaharuan Pengkaderan Muhammadiyah terdiri atas lima point.

Seperti dilaporkan, Bendahara MPK PWM Sulsel, Sitti Chaerani Djaya dari Bengkulu, Ahad malam (9/2/2020).

Adapun kelima rekomendasi itu adalah, pertama, Revolusi Industri 4.0 dan Society 5.0 telah menjadi keniscayaan, Muhammadiyah perlu menyiapkan sistem dan sumber daya agar tetap terdepan menjadi gerakan pembaruan.

Kedua, Kesiapan sumber daya manusia (SDM) melalui pendidikan yang merdeka dan beradab dengan tetap berpedoman pada nilai-nilai Al-Quran dan As-Sunnah Al-Maqbullah dalam rangka mengantarkan kader menjadi insan kamil, khaira ummah, menuju masyarakat islam yang sebenar-benarnya.

Ketiga, Peningkatan budaya perkaderan dimulai dari perkaderan keluarga sebagai embrio sekaligus basis, dilanjutkan dengan perkaderan organisasi otonom, perkaderan di amal usaha Muhammadiyah, dan perkaderan Muhammadiyah.

Model perkaderan itu perlu mendapat sambutan dan dukungan dari seluruh level dan jenjang Persyarikatan.

Keempat, Pimpinan Muhammadiyah terpilih dalam setiap jenjang permusyawaratan hendaknya adalah mereka yang memiliki komitmen dan mengawal gerakan kaderisasi.

Hal ini dikarenakan perkaderan adalah inti organisasi, sehingga setiap level kepemimpinan perlu diisi oleh kader yang memiliki visi dakwah islam amar ma’ruf nahi munkar, membangun, dan membesarkan Muhammadiyah.

Kelima, Muhammadiyah adalah harakah wasatiyyah yang berkemajuan bercirikan i’tidal, tawazun, tasamuh, syura, qudwah dan muwathonah.

Dengan demikian, Muhammadiyah dapat mengingatkan peran dan kontribusi dalam ranah kebangsaan, kemanusiaan universal sebagai wujud kosmopolitanisme Islam.

Bengkulu Message menyepakati lima point seperti lima kelopak pada bunga refflesia arnaldo.

Para peserta MPK PWM Sulsel terdiri dari tiga orang yakni; Ketua MPK, Husain Abdulrahman, Sekretaris MPK, Dahlan Sulaeman dan Bendahara MPK Sitti Chaerani Djaya. (yah/cr/shar)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com