MAKASSAR—Walikota Makasar Danny Pomanto resmi memperkenalkan Makassar Metaverse dalam Rapat Koordinasi Khusus (Rakorsus) di Four Poin by Sheraton, Selasa (15/3/2022).
Menindaklanjuti hal ini, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) kota Makassar siap mensukseskan dan mengimplementasikan menuju Makassar Metaverse.
Kepala Bapenda Makassar, Firman Hamid Pagarra akan mengimplementasikan konsep menuju makassar metaverse salah satunya dengan hal peta blok pajak bumi dan bangunan (PBB) yang bisa dilihat secara real time oleh masyarakat.
“Dalam Rakorsus ini semua organisasi perangkat daerah (OPD) dituntut untuk kembangkan konsep menuju metaverse, dan kami Bapenda bisa menggambarkan dalam hal peta blok PBB yan sekarang ini apa bila di metaverse kan dalam beberapa tahun kedepan masyarakat akan melihat real time lokasi peta blok PBB,” ungkapnya.
Ia menyebutkan dalam hal pembayaran ada tiga cara yang bisa dilakukan dalam Makassar Metaverse.
“Mungkin dalam pembayaran seperti disampaikan Executive Chairman and CEO, Daniel Surya pembayaran pajak bisa dilakukan tiga cara seperti Kripto, NSP, dan Bokchange sehingga lebih memudahkan masyarakat,” sebutnya.
Lebih jauh Firman mengaku Bapenda Makassar akan terus mempersiapkan diri menuju Makassar Metaverse.
“Bapenda Makassar terus mempersiapkan diri dan melakukan berbagai terobosan untuk mencapai target Pendapatan Asli Daerah (PAD) sekitar 2 triliun rupiah,” tuturnya.
Ia Menambahkan untuk menghindari terjadinya kebocoran pajak dan mengoptimalkan pendapatan maka sistem digitalisasi terus dimaksimalkan.
“Menghindari kebocoran pajak kami melaporkan inovasi dan aplikasi supaya pajak yang tidak optimal bisa optimal dan wajib pajak belum terdata bisa terdata yang semua melalui digitalisasi,” pungkasnya. (*)













