Mendikbud Ajukan Anggaran Kurikulum sebesar Rp1 triliun
Siswa dan guru memakai masker pelindung setelah pemerintah Indonesia membuka kembali sekolah dengan menerapkan proses pembelajaran tatap muka di tengah wabah Covid-19 di Pariaman, Provinsi Sumatera Barat, 13 Juli 2020. (Foto: Antara/Iggoy el Fitra/via Reuters)

MAKASSAR—Dinas Pendidikan Sulsel terus melakukan antisipasi penyebaran covid-19 varian baru yaitu, Omicron dalam lingkungan sekolah selama masa Pembelajaran Tatap Muka (PTM).

Sekretaris Dinas Pendidikan Sulsel Arfansyah mengaku terus melakukan pengawasan PTM yang saat ini sudah berjalan di sulsel agar semuanya dengan protokol kesehatan (Prokes) yang ketat.

“PTM semua harus dengan prokes yang ketat, makanya untuk menghindari terjadi hal-hal yang tidak diinginkan kita terus melakukan evaluasi terhadap semua sekolah yang melakukan PTM dan setiap minggu kita melakukan zoom yang di hadiri seluruh kepala sekolah, pengawas dan kepala cabang dinas (KCD),” ungkapnya, Kamis (13/1/2022).

Ia Menyebutkan sampai saat ini belum ada laporan adanya penularan covid-19 varian baru melalui PTM.

“Sampai saat ini belum ada laporan adanya penularan covid-19 varian baru lewat sekolah jadi alhamdulillah aman saja, makanya kita terus melakukan evaluasi dan mengikuti perkembangannya,” sebutnya.

Lebih jauh Arfansyah mengaku, pihaknya terus mendorong agar masyarakat yang belum di vaksin agar segera vaksin.

“Meski ada sebagian kecil masyarakat yang masih menolak, tapi kami terus mendorong agar masyarakat segera melakukan vaksin untuk kebaikan bersama,” pungkasnya. (*)