SELAMAT HARI JADI KE-419 KOTA MAKASSAR. 9 NOVEMBER 1607 – 9 NOVEMBER 2026. Semoga Kota Makassar semakin maju, unggul, sejahtera, dan menjadi kebanggaan masyarakat Sulawesi Selatan. • Waspadai pihak yang mengatasnamakan Mediasulsel.com dan Mediasulsel.co.id. Perhatikan kesesuaian logo serta identitas resmi Mediasulsel. Seluruh jurnalis Mediasulsel dilengkapi ID Card resmi saat bertugas. Jika menemukan tindakan penyalahgunaan nama dan identitas Mediasulsel, segera lakukan konfirmasi kepada Redaksi melalui WhatsApp 0822-8999-8073. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Marquez Gagal Kunci Gelar di Qatar, Peluang Juara Dunia MotoGP 2026 Masih Terbuka Lebar • Sering Mati Lampu, 10 Rumah di Jeneponto Ludes Terbakar Akibat Lilin • DKP Makassar Gelar Festival Pangan, 600 Paket Sembako Bersubsidi Disiapkan untuk Warga • Menaker Tugaskan Pengawas Kawal Kesepakatan Kecelakaan Kerja di Cikarang • Desa Mengirim Tenaga Kerja, Kota Menikmati Pertumbuhan • Dies Natalis ke-44 FKM Unhas Beri Pelatihan Kader Posyandu Maros • SELAMAT HARI JADI KE-419 KOTA MAKASSAR. 9 NOVEMBER 1607 – 9 NOVEMBER 2026. Semoga Kota Makassar semakin maju, unggul, sejahtera, dan menjadi kebanggaan masyarakat Sulawesi Selatan. • Waspadai pihak yang mengatasnamakan Mediasulsel.com dan Mediasulsel.co.id. Perhatikan kesesuaian logo serta identitas resmi Mediasulsel. Seluruh jurnalis Mediasulsel dilengkapi ID Card resmi saat bertugas. Jika menemukan tindakan penyalahgunaan nama dan identitas Mediasulsel, segera lakukan konfirmasi kepada Redaksi melalui WhatsApp 0822-8999-8073. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Marquez Gagal Kunci Gelar di Qatar, Peluang Juara Dunia MotoGP 2026 Masih Terbuka Lebar • Sering Mati Lampu, 10 Rumah di Jeneponto Ludes Terbakar Akibat Lilin • DKP Makassar Gelar Festival Pangan, 600 Paket Sembako Bersubsidi Disiapkan untuk Warga • Menaker Tugaskan Pengawas Kawal Kesepakatan Kecelakaan Kerja di Cikarang • Desa Mengirim Tenaga Kerja, Kota Menikmati Pertumbuhan • Dies Natalis ke-44 FKM Unhas Beri Pelatihan Kader Posyandu Maros •
Jeneponto

Bahas Soal Stunting, Begini Harapan Pj Bupati Junaedi kepada Lurah di Jeneponto

894
×

Bahas Soal Stunting, Begini Harapan Pj Bupati Junaedi kepada Lurah di Jeneponto

Sebarkan artikel ini
Bahas Soal Stunting, Begini Harapan Pj Bupati Junaedi kepada Lurah di Jeneponto
Pertemuan antara Pj Bupati Jeneponto dengan Lurah se-Kabupaten Jeneponto, yang dilaksanakan di Hutan Mangrove Tarusang, Kelurahan Monro-monro, Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto, Sabtu (6/1/2024). (Kahar Sese/Mediasulsel.com)

JENEPONTO—Penjabat (Pj) Bupati Jeneponto Junaedi Bakri dorong lahirnya kelurahan zero stunting di Kabupaten Jeneponto. Hal ia sampaikan saat menghadiri pertemuan bersama pengurus Asosiasi Pemerintah Kelurahan Seluruh Indonesia (APKESI).

Pertemuan antara Pj Bupati Jeneponto dengan Lurah se-Kabupaten Jeneponto, yang dilaksanakan di Hutan Mangrove Tarusang, Kelurahan Monro-monro, Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto, Sabtu (6/1/2024).

(Pj) Bupati Jeneponto, Junaedi Bakri menyebutkan, pentingnya menghadirkan satu Kelurahan yang tidak memiliki anak terdampak stunting.

Katanya, hal itu dapat diwujudkan melalui cara memfokuskan seluruh program pengentasan stunting ke salah satu Kelurahan dengan tanpa mengabaikan Kelurahan lainnya.

“Kami berharap APKESI dapat mengindentifikasi dan memberikan rekomendasi kepada pemerintah daerah, sekiranya ada satu Kelurahan yang representatif untuk dikeroyok atau diberikan prioritas program pengentasan stunting, dengan tentu saja tidak mengabaikan Kelurahan lainnya,” harapnya.

Junaedi menambahkan, satu-persatu Kelurahan zero stunting akan muncul dan menjamur, sehingga citra Kabupaten Jeneponto kedepannya sebagai Kabupaten dengan angka stunting yang tinggi dapat dihilangkan.

“Angka stunting Jeneponto masih sangat tinggi. Olehnya itu, menghadirkan satu Kelurahan yang bebas stunting dapat menjadi role model bagi lahirnya Kelurahan zero stunting lainnya,” tandasnya. (*)

Bahas Soal Stunting, Begini Harapan Pj Bupati Junaedi kepada Lurah di Jeneponto
Pertemuan antara Pj Bupati Jeneponto dengan Lurah se-Kabupaten Jeneponto, yang dilaksanakan di Hutan Mangrove Tarusang, Kelurahan Monro-monro, Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto, Sabtu (6/1/2024). (Kahar Sese/Mediasulsel.com)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com