MAKASSAR—Suasana duka nampak menyelimuti rumah milik Amir Khan di Jl. Depasawi, Kelurahan Maccini Sombala, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, setelah anaknya Ela (3 thn) yang sehari sebelumnya dinyatakan hilang dan disembunyikan makhluk halus, ternayata hari ini, Sabtu (18/5/2024) ditemukan dalam keadaan meninggal di Tempat Pembuangan Sampah Akhir (TPA) Tamangapa, Kecamatan Manggala.
Berdasarkan info yang diperoleh Mediasulsel.com dari berbagai sumber, Balita Ela yang dinyatakan hilang Jum’at, 17/5/2024 sekira jam 17.00 WITA itu kemungkinan terjatuh ke kanal sekitar Jembatan Merah Jl. Nuri, kemudian pagi harinya ikut terkeruk mobil pengeruk sampah kanal sehingga terbawa hingga TPA Tamangapa yang kurang lebih berjarak 13,5 KM.
Menurut Adik Ayah korban yang mengaku bernama Anjas, usai keluarga menyampaikan Balita Ela hilang, dirinya dibantu sejumlah warga lainnya beramai-ramai mencari keberadaan Balita Ela di sejumlah tempat dan tidak dapat ditemukan.
Namun karena ada warga yang kesurupan (kemasukan roh halus) dan menerangkan, bahwa Ela disembunyikan makhluk halus di atas pohon, sehingga pencarian dilakukan dengan menggunakan iringan gendang.
“Ada warga yang kemasukan roh mengatakan Ela di sembunyikan oleh barang gaib di atas pohon. Pencarian menggunakan gendang pun kami warga lakukan, Dan kami pun beramai-ramai mencarinya di sekitar tanah kosong yang ditunjuk roh yang masuk ke tubuh warga. Tapi nyatanya Ela kemanakan saya telah meninggal, tadi ditemukan warga Antang di tempat pembuangan sampah akhir,” terang Anjas.
Terkait pencarian orang hilang dengan menggunakan gendang, salah seorang warga yang mengaku bernama Herman menjelaskan, bahwa memang dipercaya jika ada orang hilang yang kemudian diduga hilangnya karena disembunyikan makhluk gaib maka, warga akan menggunakan sarana gendang untuk mencarinya.
“Dengan menggunakan gendang, dipercaya saat mendengar gendang makhluk gaibnya akan menari, ketika menari anak yang disembunyikan itu akan terlepas dari genggamnya dan dapat kita lihat dengan mata kita, tapi selama masih dipegang oleh makhluk gaib itu korban tidak akan pernah bisa kita lihat. Makanya dipakai gendang,” terang Herman. (70n)













