MAKASSAR—Program Podcast milik Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Makassar, Bappeda Corner, Rabu (12/4/2023) menghadirkan Kepala Dinas Pariwisata Kota Makassar, Muhammad Roem, S.Stp, M.Si, untuk membahas rebranding “Makassar Kota Makan Enak.
Dalam podcast yang dipandu Nawal El Saadawi itu, Muh. Roem mnenjelaskan, bahwa tantangan untuk melalukan rebranding kepada kota-kota ataupun kabupaten yang ada di Indonesia oleh presiden RI Joko Widodo melalui Rakor Nasional Pengendalian Inflasi disambut antusias oleh Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan Pomanto kala itu.
“Seluruh kabupaten/ kota dan provinsi di Indonesia harus melakukan rebranding terhadap kota masing-masing, terhadap potensi masing-masing daerah. Saat itu bapak wali kota beserta kita semua berfikir bagaimana menggali keunggulan kita yaitu kuliner,” tutur Muh. Roem.
Lebih lanjut menurut Roem tak berhenti di situ, pada Rakorsus Pemkot Makassar bulan lalu branding ini dilaunching khusus dan dikoordianasikan kepada seluruh OPD agar mengintegrasikan program kerjanya dalam menyukseskan agenda ini.
Dan “Makassar Kota Makan Enak” akhirnya tak hanya jadi “jargon” namun perlahan bergerak aktif menyentuh sampai ke sel sel terkecil kota ini melalui program program strategis yang nyata. Diintegrasikan dengan program Lorong Wisata demi mendorong pertumbuhan ekonomi dari bawah terkhusus para pelaku UMKM di kota Makassar.
Tentu jika ini terus bergerak konsisten akan mampu menjadi perisai dalam menghalau ancaman inflasi. Muhammad Roem mengungkapkan, Pemkot Makassar bahkan menggandeng beberapa provider untuk memaksimalkan Makassar sebagai Kota Makan Enak.
Seperti contoh, sudah terhitung hingga 350 UMKM kuliner Makassar yang terdaftar di salah satu aplikasi dan akan terus berkembang. Selain itu, Tourism Makassar menghadirkan aplikasi yang akan menjadi “guide” wisata kuliner bagi para pengunjung atau wisatawan. (*/4dv)













