PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Langgar GSB, Ruko di Hertasning Disegel Pemkot Makassar • PGRI Kelara Gelar Konkercab I, Fokus Perkuat Soliditas dan Profesionalisme Guru • RUU Penyiaran Awasi Konten Digital, JMSI Sulsel Minta Jangan Ganggu Kerja Jurnalistik • 24 Persen Siswa Indonesia Alami Bullying, Potret Gagalnya Sistem Pendidikan • Polri Rombak 19 Kapolda, Irjen M. Awal Chairuddin Pimpin Sulsel • Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional Batch 6 Dibuka, Cek Jadwalnya • PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Langgar GSB, Ruko di Hertasning Disegel Pemkot Makassar • PGRI Kelara Gelar Konkercab I, Fokus Perkuat Soliditas dan Profesionalisme Guru • RUU Penyiaran Awasi Konten Digital, JMSI Sulsel Minta Jangan Ganggu Kerja Jurnalistik • 24 Persen Siswa Indonesia Alami Bullying, Potret Gagalnya Sistem Pendidikan • Polri Rombak 19 Kapolda, Irjen M. Awal Chairuddin Pimpin Sulsel • Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional Batch 6 Dibuka, Cek Jadwalnya •
News

Bawa Jenazah Anaknya Naik Angkot, Ini Klarifikasi RSUDAM

679
×

Bawa Jenazah Anaknya Naik Angkot, Ini Klarifikasi RSUDAM

Sebarkan artikel ini

LAMPUNG – Foto seorang ibu sedang menggendong jenazah anaknya di dalam sebuah angkot mengundang simpati dari para warganet.

Ibu yang diketahui bernama Delvasari yang merupakan warga Kotabumi, Lampung, ini terpaksa membawa jenazah Berlin Istana menggunakan angkot karena tidak mampu membayar biaya ambulans rumah sakit.

Sebelumnya, Berlin masuk rumah sakit pada Senin (18/9) karena kejang. Kondisinya memburuk dan dialihkan ke ruang ICU pada Rabu (20/9), namun nyawanya tidak tertolong dan dinyatakan meninggal sekitar pukul 15.00 WIB.

Ibu ini awalnya mendapat fasilitas ambulans gratis karena menggunakan BPJS. Namun saat sudah berada di dalam mobil ambulans rumah sakit, petugas ambulans mempertanyakan kelengkapan berkas administrasi.

Di dalam berkas itu terdapat perbedaan nama pasien. Di kartu BPJS tertulis nama Berlin Istana, sedangkan di formulir rumah sakit tertulis nama Delvasari. Petugas meminta agar orang tua Berlin mengurus ulang administrasi.

Manajemen Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek (RSUDAM) Lampung membantah pihaknya tidak memfasilitasi pengantaran jenazah Berlin ke rumah duka.

Direktur Pelayanan RSUDAM Lampung, dr Pad Dilangga mengatakan, pihaknya sudah menyediakan satu unit ambulans untuk mengantar bayi Delvasari ke kampung asalnya di Lampung Utara. Namun karena masalah administrasi yang belum selesai dan pihak keluarga tidak sabar, lalu meninggalkan ambulans dan memilih pulang menggunakan angkutan umum.

“Sesuai standar operasional prosedur (SOP), setiap pasien meninggal disediakan ambulans untuk mengantar ke rumah duka,” kata Pad lewat rilisnya, Kamis (21/9/2017).

Masalah administrasi tersebut, kata Pad, karena petugas ambulans menemukan data tidak pas lalu memanggil orangtua jenazah untuk minta waktu menyelesaikan masalah tersebut.

“Siapa pun yang harus pulang dari RSUD AM harus tertib administrasi. Mungkin keluarga kurang sabar menunggu,” jelas Pad Dilangga. [*/4ld]

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com