PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Karhutla Parepare Tembus 257 Kasus, Lima Hektare Lahan Terbakar dalam SemalamJorge Martin Kembali Geser Marquez di Puncak Klasemen Sementara GP 2026Kijang Kapsul Masih Diburu di Makassar, Harga Bekas Bisa Tembus Rp100 JutaJalan Mawas Disterilkan Total Usai Penikaman Ojol, Parkir Resmi dan Liar DilarangCing Cangkeling, Cerita Kopi Keluarga dari Mandalagiri ke Cangkir Penikmat KopiRaih Penghargaan Pengelolaan Sampah, Sidrap Diganjar Bantuan Rp1 MiliarPEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Karhutla Parepare Tembus 257 Kasus, Lima Hektare Lahan Terbakar dalam SemalamJorge Martin Kembali Geser Marquez di Puncak Klasemen Sementara GP 2026Kijang Kapsul Masih Diburu di Makassar, Harga Bekas Bisa Tembus Rp100 JutaJalan Mawas Disterilkan Total Usai Penikaman Ojol, Parkir Resmi dan Liar DilarangCing Cangkeling, Cerita Kopi Keluarga dari Mandalagiri ke Cangkir Penikmat KopiRaih Penghargaan Pengelolaan Sampah, Sidrap Diganjar Bantuan Rp1 Miliar
Opini

Bebas Korupsi, Ilusi dalam Sistem Demokrasi-Sekuler

1511
×

Bebas Korupsi, Ilusi dalam Sistem Demokrasi-Sekuler

Sebarkan artikel ini
Bebas Korupsi, Ilusi dalam Sistem Demokrasi-Sekuler
Hadira, S.Pd (Guru di UPTD SMPN 2 Pangale)

Selain itu, para mantan koruptor juga tidak kehilangan hak mencalonkan diri dalam kontestasi politik, hal ini makin menegaskan bahwa sistem demokrasi sangat ramah terhadap koruptor dan memberi banyak kesempatan agar para koruptor tetap memiliki kedudukan tinggi di mata publik.

Kondisi tersebut sangat jauh berbeda dengan sistem politik dalam Islam. Sistem politik Islam yaitu ri’ayah syu’unil ummah (mengurusi urusan rakyat) yang memikirkan dan mengelola semua urusan dan nasib rakyat.

Kebijakan dalam sistem politik Islam bersandar pada ukuran halal dan haram, jika halal akan diambil dan diterapkan, jika haram akan dibuang. Syariat Islam adalah satu-satunya pijakan penguasa dalam mengeluarkan kebijakan.

Syariat Islam kaffah ini telah menunjukkan sejumlah cara untuk mencegah hingga mengatasi munculnya kasus korupsi, yakni pertama:

Sistem penggajian yang layak serta larangan menerima suap dan hadiah. Aparat pemerintah dalam Islam akan diberikan gaji dan tunjangan hidup yang layak. Para pejabat dilarang menerima hadiah selain dari gaji yang mereka terima. Islam telah mengharamkan segala bentuk suap (risywah) untuk tujuan apapun bahkan laknat bagi mereka yang melakukannya.

Rasulullah SAW telah melaknat penyuap dan penerima suap” (HR At-Tirmidzi dan Abu Dawud)

Perhitungan kekayaan dan pembuktian terbalik sebagaimana yang dilakukan Khalifah Umar bin Khattab menjadi cara yang sangat baik untuk mencegah korupsi. Islam memerintahkan melakukan perhitungan kekayaan bagi aparat negara.

Khalifah Umar pernah menghitung kekayaan pejabat di awal dan di akhir masa jabatan. Jika ditemukan gelembung harta yang tidak wajar, maka yang bersangkutan diminta membuktikan bahwa kekayaan yang diterimanya didapatkan dengan cara halal.

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com