Begini Cara Mendapatkan BLT Dana Desa
Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa.

MAKASSAR—Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Provinsi Sulawesi Selatan Akhmad Mukhlis Hindra memaparkan syarat utama untuk mendapatkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa.

“Penerima BLT Dana Desa harus dari Keluarga tidak mampu yang berdomisili di desa bersangkutan. Tidak termasuk dalam penerima Program Keluarga Harapan (PKH), Kartu Sembako, Kartu Pra Kerja, Bantuan Sosial Tunai (BST) dan bansos pemerintah lainnya,” papar Akhmad Mukhlis,” Selasa (20/4/2021).

Selanjutnya, kata dia, calon penerima juga wajib memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK). Namun. Jika penerima bantuan adalah petani, maka BLT Dana Desa dapat digunakan untuk membeli pupuk.

“Syarat lainnya yaitu, Rincian Keluarga Penerima Manfaat (KPM) berdasarkan keluarga pekerjaan ditetapkan dengan peraturan kepala desa serta Pendataan KPM BLT Dana Desa mempertimbangkan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dan Kementerian Sosial,” lanjutnya.

Akhmad Mukhlis menambahkan, selain syarat penerima, pemerintah juga menyampaikan informasi cara memperoleh BLT Dana Desa telah dicatat relawan desa yang memiliki surat tugas dari Kepala Desa, Jumlah pendata minimal tiga atau lebih dalam bilangan ganjil, Pencatatan dilakukan pada tingkat Rukun Tetangga (RT).

Plt Kadis PMD Sulsel Ungkap Tiga Sasaran Utama ADD
Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Provinsi Sulsel, A Muhlis Hindra.

“Yang dimaksud keluarga miskin dan berhak atas BLT Dana Desa adalah yang memenuhi minimal 9 dari 14 kriteria dari Kemensos, Segala aktifitas dari petugas pencatat harus dilaporkan kepada Ketua Relawan Desa Lawan Covid-19.

Kemudian, dokumen hasil pendataan dibahas dalam forum Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) untuk validasi, finalisasi, dan penetapan data penerima BLT Dana Desa, Dokumen dituangkan dalam berita acara yang ditandatangani Kepala Desa dan perwakilan Badan Permusyawaratan Desa (BPD),

Dokumen selanjutnya disampaikan pada Bupati atau Wali Kota, yang dapat didelegasikan pada Camat untuk mendapat pengesahan serta.

“Kepala Desa lalu menyampaikan surat pemberitahuan pada penerima BLT Dana Desa, serta melaporkan rekap data penyaluran pada Pemerintah Kabupaten atau Kota,” pungkasnya. (*)