Suasana Musrenbang kelurahan Biring Romang, Manggala. (Foto: Ist)

MAKASSAR – Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tahun anggaran 2021, tingkat kelurahan Biring Romang, kecamatan Manggala, secara resmi dibuka Camat Manggala, Drs Anshar Umar MSi, di Aula kantor kelurahan Biring Romang, Rabu (8/1/2020) pagi.

Suasana Musrenbang kelurahan Biring Romang, Manggala. (Foto: Ist)

Dalam arahannya saat membuka pelaksanaan Musrenbang tersebut, Anshar berharap para peserta dapat bertindak lokal dan berfikir holistic, yaitu berfikir secara menyeluruh dengan mempertimbangkan segala aspek dan dampak yang mungkin muncul dari tindakan yang dilakukan.

“Air akan selalu konsisten menuju ke tempat yang lebih rendah, jadi kita semua dalam membuat perencanaan terkait pembangunan drainase harus bisa bertindak lokal dan berpikir holistic, yaitu memikirkan dampak yang ditimbulakan atas apa yang kita lakukan,” terang Anshar di depan Peserta Musrenbang.

Olehnya itu, dalam rangka mengantisipasi kemungkinan terjadinya banjir atau genangan di lingkungan perumahan, maka perlu dilakukan penataan pembuatan koneksitas drainase antar wilayah mulai dari hulu hingga ke hilir.

“Terdapat 2 alur air yang saya tahu di kelurahan Biring Romang ini, yaitu kea rah utara yang menuju ke kawasan Balang Tonjong dank e selatan yang menuju ke Jl. Tamangapa Raya tepatanya di depan perumahan Ranggong, yang membutuhkan perhatian lebih serius,” tegas Anshar, didepan 30 peserta Musrenbang dari utusan 7 ORW dan tokoh masyarakat yang ada di kelurahan Biring Romang.

Menanggapi hal itu, Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Biring Romang, Ambang Ardi Yunisworo, meminta pihak kecamatan untuk membantu memfasilitasi usulan sebagai upaya memperlancar arus air keluar dari wilayah kelurahan Biring Romang dengan memperlebar saluran air dengan cara meninggikan lubang jembatan yang ada di jalan Raya Perumnas Antang.

Selain itu, Ambang juga berharap ada jalan keluar air dari wilayah ORW. 04 komplek perumahan Angkatan Laut yang selama ini terhenti menjadi genangan di Jalan Tamangapa Raya, untuk bisa dialirkan melalui perumahan Ranggong yang ada di kelurahan Bangkala, kecamatan Manggala.

“Masalah terberat dalam mengatasi genangan air di kelurahan Biring Romang adalah di wilayah RW. 07 yang merupakan tujuan akhir air sebelum masuk ke wilayah Balang Tonjong dan di Jalan Tamangapa Raya yang tidak tahu harus mengarah kemana,” tukas Ambang.

Sementara itu Perwakilan FKLPM Kecamatan Manggala, Dr. Thalib Mustafa yang hadir selaku pendamping Musrenbang, menghimbau seluruh peserta khususnya para ketua RT dan RW untuk tidak bosan-bosan memasukan usulan-usulan dalam setiap musrenbang, karena memang seperti itu mekanismenya.

“Saya himbau kepada seluruh ketua RT/RW untuk tidak bosan-bosan memasukan usulan pembangunan di wilayahnya, karena memang seperti itu mekanismenya, yang diusulkan saja belum tentu terealisasi, bagaimana jika memang tidak diusulkan,” tegas Dr. Thalib.

Nampak juga hadir dalam kegiatan tersebut, Camat Manggala, Drs. Anshar Umar, M.Si, Plt Lurah Biring Romang yang juga merupakan Plt Sekcam Manggala, Sofiawati, SE, MM, Ir. Hasanuddin yang merupakan perwakilan dari Bappeda Makassar.

Kasi Ekbang Manggala, Arianti, S,Stp, utusan BPM Makassar, Bhabinkamtibmas dan Babinsa Biring Romang serta Perwakilan FKLPM Manggala Dr. Thalib Mustafa bersama ketua LPM Bangkala, H. Haris dan Ketua LPM Bitowa, H Suyuti Syam. (464ys)