PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Polemik Desil: Antara Naiknya Kesejahteraan atau KemiskinanKM Virgo Transport 8 Hilang Kontak di Masalembo, 143 Orang DievakuasiKemarau Bergilir Padam, Antre Elpiji dan BBMAntrean BBM Mengular, Appi Siapkan Ganjil-Genap hingga SPBU 24 Jam di MakassarGojukai Bukit Baruga Tembus Peringkat 4 Korpasgat Cup 2026, Borong 21 MedaliDesil: Ketidakadilan antara Standar Kemiskinan, Data, dan RealitaPEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Polemik Desil: Antara Naiknya Kesejahteraan atau KemiskinanKM Virgo Transport 8 Hilang Kontak di Masalembo, 143 Orang DievakuasiKemarau Bergilir Padam, Antre Elpiji dan BBMAntrean BBM Mengular, Appi Siapkan Ganjil-Genap hingga SPBU 24 Jam di MakassarGojukai Bukit Baruga Tembus Peringkat 4 Korpasgat Cup 2026, Borong 21 MedaliDesil: Ketidakadilan antara Standar Kemiskinan, Data, dan Realita
Media Kampus

Cegah Stunting dari Dapur Rumah, Mahasiswa KKN Unhas Edukasi Ibu Balita Manfaatkan Pangan Lokal di Barru

71
×

Cegah Stunting dari Dapur Rumah, Mahasiswa KKN Unhas Edukasi Ibu Balita Manfaatkan Pangan Lokal di Barru

Sebarkan artikel ini
Cegah Stunting dari Dapur Rumah
Mahasiswa KKN Profesi Kesehatan Unhas menggelar program GIZITA (Gizi Ceria Tanpa Stunting) yang digelar di Posyandu Anggrek, Dusun Labuange, Desa Kupa, Kecamatan Mallusetasi, Kabupaten Barru, Senin (27/7/2026). (Foto: Permata Ramadhani)

BARRU – Pencegahan stunting tidak selalu bergantung pada bahan pangan yang mahal. Pemanfaatan pangan lokal yang kaya gizi menjadi salah satu kunci dalam memenuhi kebutuhan nutrisi balita, terutama pada masa 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK).

Pesan tersebut disampaikan Mahasiswa KKN Profesi Kesehatan Angkatan 69 Universitas Hasanuddin (Unhas) melalui program GIZITA (Gizi Ceria Tanpa Stunting) yang digelar di tiga posyandu di Desa Kupa, Kecamatan Mallusetasi, Kabupaten Barru.

Rangkaian edukasi dimulai di Posyandu Melati II, Dusun Labuange, pada 21 Juli 2026, dilanjutkan di Posyandu Sejahtera, Dusun Kupa, pada 25 Juli 2026, dan ditutup di Posyandu Anggrek, Dusun Labuange, Senin (27/7/2026).

Program yang diinisiasi mahasiswi Program Studi Ilmu Gizi Unhas, Huswatun Hasanah, ini diikuti puluhan ibu balita. Edukasi dikemas secara interaktif dan terintegrasi dengan pelayanan rutin Posyandu agar lebih mudah diakses masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, peserta diajak memahami pentingnya pemenuhan gizi seimbang pada masa emas pertumbuhan anak melalui pemanfaatan bahan pangan lokal yang mudah ditemukan di lingkungan sekitar, seperti daun kelor, ikan, dan telur. Selain itu, peserta juga diperkenalkan dengan panduan makan sehat “Isi Piringku” sesuai anjuran Kementerian Kesehatan.

Kegiatan diawali dengan pre-test untuk mengukur pengetahuan awal peserta mengenai gizi dan pencegahan stunting. Setelah penyampaian materi, para ibu aktif berdiskusi dan berkonsultasi mengenai berbagai tantangan dalam pemberian makan anak, mulai dari balita yang mengalami Gerakan Tutup Mulut (GTM) hingga kebiasaan memilih-milih makanan.

Kader Posyandu turut berperan aktif mendampingi peserta selama kegiatan berlangsung. Sebagai evaluasi, mahasiswa KKN juga memberikan post-test guna mengukur peningkatan pemahaman peserta setelah mengikuti edukasi.

Cegah Stunting dari Dapur Rumah1
Mahasiswa KKN Profesi Kesehatan Unhas menggelar program GIZITA (Gizi Ceria Tanpa Stunting) yang digelar di Posyandu Sejahtera, Dusun Kupa, Desa Kupa, Kecamatan Mallusetasi, Kabupaten Barru, Sabtu (25/7/2026). (Foto: Permata Ramadhani)

Salah seorang ibu peserta mengaku memperoleh pengetahuan baru tentang cara memanfaatkan bahan pangan lokal sebagai menu bergizi untuk anak.

“Alhamdulillah, setelah ikut penyuluhan ini kami jadi tahu, ternyata bahan-bahan di sekitar rumah yang murah dan mudah didapat bisa diolah menjadi makanan bergizi untuk mencegah anak kami stunting. Ilmu ini sangat berguna untuk bekal kami memberi makan anak di rumah,” ujarnya.

Melalui program GIZITA, mahasiswa KKN Profesi Kesehatan Angkatan 69 Unhas berharap para ibu semakin memahami pentingnya pemenuhan gizi seimbang serta mampu mengoptimalkan potensi pangan lokal sebagai sumber nutrisi keluarga.

Program ini menjadi salah satu bentuk kontribusi nyata mahasiswa Universitas Hasanuddin dalam mendukung percepatan penurunan angka stunting sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemenuhan gizi anak sejak usia dini di Desa Kupa. (Mp/Ag4ys)

Citizen Reporter : Permata Ramadhani (Mahasiswa Farmasi Unhas)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Kirim Komentar

📢 Mohon utamakan adab, etika, dan sopan santun dalam berkomentar. Semua komentar akan melewati proses moderasi sebelum diterbitkan.

Konten dilindungi © Mediasulsel.com