BONE — Transparansi pengadaan seragam gratis bagi siswa baru di Kabupaten Bone kembali menjadi sorotan. Perhatian muncul setelah permintaan informasi terkait pengadaan tersebut melalui Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) belum mendapatkan jawaban dari Dinas Pendidikan Kabupaten Bone.
Permintaan informasi itu diajukan melalui mekanisme PPID. Namun, setelah kurang lebih dua pekan, informasi yang diminta belum diterima oleh pihak yang mengajukan.
Salah satu pihak PPID pada Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian Kabupaten Bone, Ady, membenarkan bahwa belum ada jawaban dari pihak terkait.
“Iye, belum, Kanda,” kata Ady saat dikonfirmasi.
Belum adanya jawaban tersebut menjadi sorotan karena keterbukaan informasi publik merupakan bagian penting dalam memastikan penggunaan anggaran pemerintah dapat diketahui dan diawasi masyarakat.
Sorotan juga mengarah pada dugaan adanya kelebihan penganggaran dalam pengadaan seragam gratis bagi siswa baru tingkat SD dan SMP. Dugaan itu muncul karena jumlah seragam yang diadakan disebut mengacu pada data jumlah siswa yang menamatkan TK dan SD.
Sementara berdasarkan informasi yang dihimpun, tidak seluruh lulusan TK melanjutkan pendidikan ke SD negeri. Demikian pula, tidak seluruh lulusan SD melanjutkan pendidikan ke SMP negeri. Kondisi tersebut dinilai perlu dijelaskan secara terbuka, terutama terkait dasar penentuan jumlah seragam yang diadakan dan jumlah penerima manfaat sebenarnya.
Di tengah belum adanya jawaban resmi dari Dinas Pendidikan, Perkumpulan Keluarga Mahasiswa Bone (PKMB) berencana menggelar aksi untuk menyoroti persoalan tersebut.
Berdasarkan informasi yang diperoleh, sekitar 100 massa direncanakan ikut dalam aksi tersebut. PKMB disebut akan menyuarakan tuntutan terkait transparansi pengadaan sekaligus meminta penjelasan resmi mengenai dasar perhitungan jumlah seragam yang diadakan.
Rencana aksi itu juga telah dikonfirmasi kepada Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bone, Baharuddin. Namun, hingga berita ini ditulis, Baharuddin belum memberikan klarifikasi terkait persoalan pengadaan seragam maupun rencana aksi PKMB.
Keterbukaan informasi mengenai proses pengadaan menjadi penting agar masyarakat dapat mengetahui penggunaan anggaran sekaligus memastikan program seragam gratis benar-benar diberikan kepada siswa yang menjadi sasaran penerima manfaat.
Mediasulsel.com masih membuka ruang bagi Dinas Pendidikan Kabupaten Bone maupun pihak terkait lainnya untuk memberikan penjelasan dan klarifikasi atas informasi tersebut.(45r)













