PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Kuasa Hukum Pertanyakan Tindak Lanjut Dumas di Propam Polda SulselMulai Besok Pemkab Jeneponto Terapkan BBM Ganjil-Genap di Seluruh SPBULPG 3 Kg Langka di Makassar, Appi Desak Pertamina Investigasi Total PangkalanPrabowo Ganti Menkeu, Suahasil Nazara Kini Pegang Kendali Kebijakan FiskalUsulan Kuota BBM Sulsel Naik 30 Persen, Migrasi Konsumen Picu Antrean Makin PanjangDi Tengah Efisiensi, Dinas PPKB Bone Habiskan Rp2,2 Miliar untuk Makanan dan MinumanPEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Kuasa Hukum Pertanyakan Tindak Lanjut Dumas di Propam Polda SulselMulai Besok Pemkab Jeneponto Terapkan BBM Ganjil-Genap di Seluruh SPBULPG 3 Kg Langka di Makassar, Appi Desak Pertamina Investigasi Total PangkalanPrabowo Ganti Menkeu, Suahasil Nazara Kini Pegang Kendali Kebijakan FiskalUsulan Kuota BBM Sulsel Naik 30 Persen, Migrasi Konsumen Picu Antrean Makin PanjangDi Tengah Efisiensi, Dinas PPKB Bone Habiskan Rp2,2 Miliar untuk Makanan dan Minuman
Bone

Diduga Ada Kelebihan Pengadaan, PKMB Siapkan Aksi Soroti Seragam Gratis di Bone

190
×

Diduga Ada Kelebihan Pengadaan, PKMB Siapkan Aksi Soroti Seragam Gratis di Bone

Sebarkan artikel ini
Tumpukan Seragam Sekolah
Tumpukan kemasan seragam gratis bagi siswa baru tingkat SD dan SMP, yang akan dibagikan beberapa waktu yang lalu.

BONE — Transparansi pengadaan seragam gratis bagi siswa baru di Kabupaten Bone kembali menjadi sorotan. Perhatian muncul setelah permintaan informasi terkait pengadaan tersebut melalui Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) belum mendapatkan jawaban dari Dinas Pendidikan Kabupaten Bone.

Permintaan informasi itu diajukan melalui mekanisme PPID. Namun, setelah kurang lebih dua pekan, informasi yang diminta belum diterima oleh pihak yang mengajukan.

Salah satu pihak PPID pada Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian Kabupaten Bone, Ady, membenarkan bahwa belum ada jawaban dari pihak terkait.

“Iye, belum, Kanda,” kata Ady saat dikonfirmasi.

Belum adanya jawaban tersebut menjadi sorotan karena keterbukaan informasi publik merupakan bagian penting dalam memastikan penggunaan anggaran pemerintah dapat diketahui dan diawasi masyarakat.

Sorotan juga mengarah pada dugaan adanya kelebihan penganggaran dalam pengadaan seragam gratis bagi siswa baru tingkat SD dan SMP. Dugaan itu muncul karena jumlah seragam yang diadakan disebut mengacu pada data jumlah siswa yang menamatkan TK dan SD.

Sementara berdasarkan informasi yang dihimpun, tidak seluruh lulusan TK melanjutkan pendidikan ke SD negeri. Demikian pula, tidak seluruh lulusan SD melanjutkan pendidikan ke SMP negeri. Kondisi tersebut dinilai perlu dijelaskan secara terbuka, terutama terkait dasar penentuan jumlah seragam yang diadakan dan jumlah penerima manfaat sebenarnya.

Di tengah belum adanya jawaban resmi dari Dinas Pendidikan, Perkumpulan Keluarga Mahasiswa Bone (PKMB) berencana menggelar aksi untuk menyoroti persoalan tersebut.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, sekitar 100 massa direncanakan ikut dalam aksi tersebut. PKMB disebut akan menyuarakan tuntutan terkait transparansi pengadaan sekaligus meminta penjelasan resmi mengenai dasar perhitungan jumlah seragam yang diadakan.

Rencana aksi itu juga telah dikonfirmasi kepada Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bone, Baharuddin. Namun, hingga berita ini ditulis, Baharuddin belum memberikan klarifikasi terkait persoalan pengadaan seragam maupun rencana aksi PKMB.

Keterbukaan informasi mengenai proses pengadaan menjadi penting agar masyarakat dapat mengetahui penggunaan anggaran sekaligus memastikan program seragam gratis benar-benar diberikan kepada siswa yang menjadi sasaran penerima manfaat.

Mediasulsel.com masih membuka ruang bagi Dinas Pendidikan Kabupaten Bone maupun pihak terkait lainnya untuk memberikan penjelasan dan klarifikasi atas informasi tersebut.(45r)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Kirim Komentar

📢 Mohon utamakan adab, etika, dan sopan santun dalam berkomentar. Semua komentar akan melewati proses moderasi sebelum diterbitkan.

Konten dilindungi © Mediasulsel.com