PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Bangunan Diduga Langgar GSB, Distaru Tegaskan Ada PelanggaranDari Keripik Tempe hingga Sapu Rayung, 7 UMK Indonesia Serbu Pasar ChinaYusril Irhaz Doakan Bro Rivai di Usia 59, Sukses Pimpin PTPN IKPK Bongkar Jejak Rp106,3 Miliar, Aliran Dana Diduga Mengarah ke Lingkaran NusronPameran Pusaka Gau Maraja Bone 2026 Hadirkan Koleksi Prabowo dan Fadli ZonJufri Rahman Kukuhkan Pengurus Korpri Enrekang dan Parepare Periode 2026-2031PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Bangunan Diduga Langgar GSB, Distaru Tegaskan Ada PelanggaranDari Keripik Tempe hingga Sapu Rayung, 7 UMK Indonesia Serbu Pasar ChinaYusril Irhaz Doakan Bro Rivai di Usia 59, Sukses Pimpin PTPN IKPK Bongkar Jejak Rp106,3 Miliar, Aliran Dana Diduga Mengarah ke Lingkaran NusronPameran Pusaka Gau Maraja Bone 2026 Hadirkan Koleksi Prabowo dan Fadli ZonJufri Rahman Kukuhkan Pengurus Korpri Enrekang dan Parepare Periode 2026-2031
News

Difitnah PKI, Presiden Jokowi: Awas Ketemu Tak Gebuk Betul

454
×

Difitnah PKI, Presiden Jokowi: Awas Ketemu Tak Gebuk Betul

Sebarkan artikel ini

BANTEN – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengajak masyarakat agar berhati-hati kalau melihat media sosial (medsos), karena di sana ada fitnah, ada saling mencela, ada saling menjelekkan, dan ada kabar bohong. Ia menambahkan jika mendengar kabar seperti itu, hati-hati, jangan ditelan mentah-mentah.

“Ada yang menyampaikan itu suara di medsos Presiden Jokowi PKI, ada yang omong seperti itu coba, fitnah seperti itu coba,” kata Presiden Jokowi saat menghadiri pada acara Penyerahan Sertifikat Tanah untuk Rakyat, di Alun-alun Barat Kota Serang, Serang, Provinsi Banten, Rabu (14/3) sore.

Presiden Jokowi menegaskan, PKI itu bubar tahun 1965, sementara dirinya lahir tahun 1961. “Baru berumur 3 tahun, masa ada PKI umur 3 tahun, ada PKI balita. Ini gimana,” ucapnya.

Menurut Presiden, dirinya kadang merasa jengkel terhadap fitnah seperti itu. Ia menyampaikan bahwa melakukan pencarian orang yang menyebarkan fitnah itu tidak ketemu-ketemu.

“Awas ketemu tak gebuk betul itu. Jangan seperti itu fitnah, ngawur kan seperti itu. Logikanya enggak masuk tapi ada yang percaya gitu loh, ada itu yang percaya logikanya enggak masuk tapi ada yang percaya,” ungkap Presiden.

Itulah, lanjut Kepala Negara, kita harus hati-hati di setiap apa pilihan pemilihan Wali kota, Gubernur, Bupati, dan pemilihan presiden.

“Hati-hati betul. Pilihlah pemimpin yang baik jangan sampai keliru, kalau keliru itu juga yang dirugikan nanti masyarakat semuanya,” tutur Presiden Jokowi. [*/4ld]

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com