Dihadapan Wakil Ketua MPR RI, Amson Sebut hubungan harmonis antar umat beragama harus terus dilakukan
Kepala Dinas Informasi dan Komunikasi Sulsel, Amson Padolo saat mewakili Gubernur Sulsel menghadiri dialog kebangsaan yang diselenggarakan oleh Badan Musyawarah Antar Gereja Lembaga Keagamaan Kristen Indonesia (BAMAK LKKI) Wilayah Sulsel di Aula GBI Bukit Hermon, Jl. Anggrek Raya, Makassar, Jumat (21/5/2021).

MAKASSAR—Kepala Dinas Informasi dan Komunikasi Pemprov Sulsel, Amson Padolo mengemukakan, memperkokoh kerukunan dan kerja sama dalam menjalin hubungan yang harmonis antar umat beragama adalah merupakan suatu proses yang harus terus menerus dilakukan.

Hal ini disampaikan Amson Padolo saat mewakili Gubernur Sulsel menghadiri dialog kebangsaan yang diselenggarakan oleh Badan Musyawarah Antar Gereja Lembaga Keagamaan Kristen Indonesia (BAMAK LKKI) Wilayah Sulsel di Aula GBI Bukit Hermon, Jl. Anggrek Raya, Makassar, Jumat (21/5/2021).

Amson menjelaskan, peran tokoh agama dan tokoh masyarakat sangat diharapkan dalam memberikan pencerahan kepada masyarakat

“Peran tokoh agama dan tokoh masyarakat dalam memberikan pencerahan kepada umat sangat diharapkan, dalam berbangsa dan bernegara,” Ungkapnya.

Ia menyebutkan Kompleksnya persoalan yang timbul dewasa ini, maka pelaksanaan dialog kebangsaan memiliki nilai yang sangat penting untuk merespon berbagai tantangan, guna memperbaiki kehidupan umat dan bangsa Indonesia.

“Untuk itu, mari kita semua agar senantiasa bahu membahu dalam menghadapi berbagai persoalan umat dan bangsa dewasa ini. Hanya dengan kebersamaan dan saling percaya kita dapat mengatasi berbagai persoalan dan pada akhirnya kita mampu menyongsong hari esok yang lebih baik,” katanya.

Terkait berbagai permasalahan yang sering muncul dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, bahkan permasalahan yang dapat mengganggu stabilitas keamanan, maka di sini diperlukan upaya untuk memperkuat kembali Pancasila.

“Pancasila sebagai ideologi negara yang dapat diimplementasikan secara nyata dan konsisten dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” pungkasnya.

Amson juga menyampaikan, kegiatan ini sangat penting dalam upaya kita membangun terjalinnya keharmonisan umat beragama di Sulawesi Selatan. Hal ini dalam rangka memelihara persatuan dan kesatuan dalam hidup bermasyarakat.

“Patut dipahami bersama, bahwa hak beragama adalah hak asasi manusia yang tidak dapat dikurangi dalam keadaan apapun. Dengan demikian sebagaimana yang diamanatkan dalam UUD 1945 ditegaskan bahwa, negara menjamin kemerdekaan tiap-tiap penduduk untuk memeluk agamanya masing-masing dan beribadat menurut agamanya dan kepercayaannya itu,” Pungkasnya.

Ia berharap BAMAG LKKI Wilayah Sulawesi Selatan, tokoh agama, tokoh masyarakat dapat ikut berpartisipasi dalam menekan penyebaran covid-19.

“Kepada para Pengurus Organisasi BAMAG LKKI Wilayah Sulawesi Selatan, tokoh agama, tokoh masyarakat agar dapat ikut berpartisipasi mengedukasi masyarakat dalam mencegah penularan Virus Covid-19 di Sulawesi Selatan,” tutupnya.

Dialog kebangsaan ini di hadiri H. Arsul Sani Wakil Ketua MPR RI Fraksi PPP, sebagai keynote speaker, Ketua Umum Bamag LKKI, Agus susanto, Ketua STT Intim Pdt. Lydia Tandirerung, para akademisi, utusan organisasi kemasyarakatan dan organisasi keagamaan. Dengan mengangkat tema “Segenap Umat Menjalankan Peran Panggilan Bernegara Dalam Upaya Merajut Keberagaman dalam Menjunjung Nilai-nilai Pancasila dan NKRI”. (*)