PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.KM Virgo Transport 8 Hilang Kontak di Masalembo, 143 Orang DievakuasiAntrean BBM Mengular, Appi Siapkan Ganjil-Genap hingga SPBU 24 Jam di MakassarGojukai Bukit Baruga Tembus Peringkat 4 Korpasgat Cup 2026, Borong 21 MedaliGubernur Sulsel Serahkan Bantuan untuk Tiga Korban Kebakaran di JenepontoSiswi SDN Barombong Raih Juara 1 MTQ Putri LOKETTA TamalateKelangkaan Pertalite Picu Antrean Panjang, Harga Eceran di Jeneponto MelambungPEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.KM Virgo Transport 8 Hilang Kontak di Masalembo, 143 Orang DievakuasiAntrean BBM Mengular, Appi Siapkan Ganjil-Genap hingga SPBU 24 Jam di MakassarGojukai Bukit Baruga Tembus Peringkat 4 Korpasgat Cup 2026, Borong 21 MedaliGubernur Sulsel Serahkan Bantuan untuk Tiga Korban Kebakaran di JenepontoSiswi SDN Barombong Raih Juara 1 MTQ Putri LOKETTA TamalateKelangkaan Pertalite Picu Antrean Panjang, Harga Eceran di Jeneponto Melambung
News

Siapa Indri Wahyuni? Dewan Juri LCC 4 Pilar MPR yang Jadi Sorotan Publik

211
×

Siapa Indri Wahyuni? Dewan Juri LCC 4 Pilar MPR yang Jadi Sorotan Publik

Sebarkan artikel ini
Juri LCC 4 Pilar Kalimantan Barat, Indri Wahyuni. (Thread/@elfahracasz/Beritasatu)
Juri LCC 4 Pilar Kalimantan Barat, Indri Wahyuni. (Thread/@elfahracasz/Beritasatu)

MEDIASULSEL.COM—Nama Indri Wahyuni mendadak ramai diperbincangkan publik usai polemik penilaian dalam ajang Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang digelar Sabtu (9/5/2026).

Sosoknya menjadi perhatian setelah memberikan tanggapan terkait protes peserta dalam kompetisi tersebut. Pernyataan Indri mengenai pentingnya artikulasi jawaban peserta viral di media sosial dan memicu beragam komentar warganet.

Dalam tayangan lomba yang beredar, Indri Wahyuni menegaskan bahwa dewan juri menilai berdasarkan jawaban yang terdengar jelas saat peserta menjawab pertanyaan.

“Artikulasi itu penting. Dewan juri menilai berdasarkan apa yang terdengar jelas. Kalau tidak terdengar, maka juri berhak memberikan pengurangan nilai,” ujar Indri Wahyuni saat menanggapi keberatan salah satu peserta.

Sebagaimana dikutip dari Berita Satu Selasa, (12/5/2026), Indri Wahyuni diketahui menjabat sebagai Kepala Bagian Sekretariat Badan Sosialisasi di lingkungan Sekretariat Jenderal MPR RI.

Dalam tugasnya, ia terlibat dalam berbagai kegiatan kelembagaan, termasuk pelaksanaan program sosialisasi Empat Pilar MPR RI dan kegiatan LCC tingkat pelajar.

Nama Indri semakin dikenal luas setelah tampil sebagai salah satu dewan juri dalam LCC 4 Pilar Kalbar. Polemik penilaian yang terjadi membuat publik mulai mencari informasi mengenai latar belakang hingga posisinya di lingkungan MPR RI.

Selain jabatannya, laporan harta kekayaan Indri Wahyuni juga ikut menjadi sorotan. Berdasarkan data Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) tahun pelaporan 2025 yang disampaikan pada 27 Maret 2026, total kekayaan Indri Wahyuni tercatat mencapai sekitar Rp3,98 miliar setelah dikurangi utang.

Aset tersebut didominasi kepemilikan tanah dan bangunan di Kota Palembang dengan nilai total Rp4,35 miliar. Selain itu, ia juga tercatat memiliki harta bergerak lainnya serta kas dan setara kas.

Polemik LCC 4 Pilar Kalbar sendiri bermula saat peserta dari SMAN 1 Pontianak memprotes keputusan dewan juri terkait jawaban soal mekanisme pemilihan anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Peserta merasa telah menyebut unsur Dewan Perwakilan Daerah (DPD), namun tetap mendapat pengurangan nilai.

Tak lama berselang, jawaban dengan substansi serupa dari regu lain justru dinyatakan benar. Peristiwa itulah yang kemudian memicu perdebatan publik dan menyeret nama Indri Wahyuni menjadi perhatian di media sosial. (Ag4ys/B-Network)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com