PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Makassar Jadi Pilot Project Nasional, 6.032 RT/RW Dikerahkan Kawal Warga Dapat Perlindungan Sosial • Family Gathering di Tanjung Bayang, Jajaran Kelurahan Bitowa Perkuat Kekompakan • Tetra Pak Dorong Hilirisasi Kelapa Indonesia dari Manado • Dari Desa Beroanging, BKMF Sinapsis FIKK UNM Melaju ke Abdidaya Ormawa Nasional • Ilusi Kapitalisme Mengentas Kemiskinan • Andi Winarno Resmi Jadi Pj Sekda Sulsel, Gantikan Jufri Rahman yang Purnabakti • PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Makassar Jadi Pilot Project Nasional, 6.032 RT/RW Dikerahkan Kawal Warga Dapat Perlindungan Sosial • Family Gathering di Tanjung Bayang, Jajaran Kelurahan Bitowa Perkuat Kekompakan • Tetra Pak Dorong Hilirisasi Kelapa Indonesia dari Manado • Dari Desa Beroanging, BKMF Sinapsis FIKK UNM Melaju ke Abdidaya Ormawa Nasional • Ilusi Kapitalisme Mengentas Kemiskinan • Andi Winarno Resmi Jadi Pj Sekda Sulsel, Gantikan Jufri Rahman yang Purnabakti •
Makassar

Dinkes Makassar Masih Tunggu Juknis Vaksinasi Booster

2348
×

Dinkes Makassar Masih Tunggu Juknis Vaksinasi Booster

Sebarkan artikel ini
Vaksinasi
Tenaga kesehatan memberikan vaksin kepada salah seorang warga di Makassar. (Foto: Ist)

MAKASSAR—Secara nasional rencananya Pemerintah Pusat, dalam hal ini Kementerian Kesehatan baru akan melaunching vaksinasi booster secara serentak di seluruh Indonesia pada 12 Januari lusa, dan akan diikuti seluruh daerah yang ada di Indonesia, namun dengan sejumlah persyaratan.

Khusus untuk Kota Makassar, Kepala Dinas Kesehatan Makassar, dr. Nursaidah Sirajuddin, menuturkan, bahwa pihaknya masih harus menunggu petunjuk teknis (Juknis) dari Kementerian Kesehatan.

“Tanggal 12 itu untuk Jakarta, kita menunggu edaran Menkes kapan Makassar dikasi alokasi vaksin,” ucap Nursaidah Sirajuddin, Senin (10/1/2022).

Dari sisi persyaratan jumlah warga yang telah divaksin yakni 70 persen dosis pertama dan 60 persen dosis kedua, dr. Ida, mengaku telah dipenuhi Kota Makassar, namun hingga saat ini belum memliki stok vaksin booster, sehingga belum bisa melakukan vaksinasinya.

“Kita memenuhi syarat, tapi masih menunggu, karena kalau kita bekerja belum ada edaran terkait vaksin kita dimana mau ambil vaksin,” jelas Ida.

Hal senada disampaikan Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto, yang menuturkan, bahwa vaksinasi booster akan segera dilakukan usai adanya perintah dari pemerintah pusat, dengan target awal vaksinasi booster yakni petugas pelayan publik, termasuk Aparatur Sipil Negara (ASN).

“Secara keseluruhan, warga Makassar yang telah menyelesaikan vaksinasi tahap pertama mencapai 85,61 persen. Vaksinasi akan terus digenjot hingga mencapai target 100 persen. Yang menjadi kendala vaksinasi lansia. Vaksinasi lansia sejauh ini masih di angka 46 persen,” tegas Danny.

Olehnya itu Danny berencana akan memanfaatkan para tenaga laskar pelangi untuk mencari lansia yang layak vaksin. (*)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com